Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

+6221 292 23070+62822 613 00800
Download The App

10 Sajian Utama Khas Jepang yang Paling Populer di Indonesia

Happy FerdianHappy Ferdian
Siapa sih yang nggak suka dengan kuliner khas Jepang? Cita rasanya yang tidak begitu kompleks, namun diolah dengan teknik masak unik, membuatnya menjadi primadona di seantero jagat, tidak terkecuali di Indonesia. Saking banyaknya makanan khas Jepang di sekitar kita, sampai-sampai kita tidak sadar sering menyantapnya setiap hari. Sekarang, saatnya kamu lebih tahu tentang perbedaan dari beragam jenis makanan khas Jepang, yang bukan terbatas pada Sushi dan Ramen. Cek selengkapnya di bawah ini.
Yuk, download aplikasi Qraved untuk temukan beragam informasi kuliner menarik lainnya.

Sushi

Sajian ini umumnya terdiri dari kepalan nasi yang dibentuk bersama lauk yang berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Nasi yang digunakan untuk membuat sushi, memiliki cita rasa masam, namun bertekstur lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula. Kalau ingin menikmati sushi di Jakarta, kamu bisa ke Sushi Tei aja.

Sashimi

Identik dengan hewan laut mentah, bahan baku yang digunakan untuk menyajikan sashimi harus benar-benar dipastikan segar. Selain menjamin cita rasa lezatnya, kesegaran bahan baku juga dimaksudkan untuk menghindari risiko munculnya kuman. Sashimi biasa disantap dengan cocolan kecap asin, parutan wasabi, dan acar jahe. Pengin mencicipi sashimi enak di Jakarta? Melipir saja ke Sushi Masa.

Ramen

Pada awalnya, ramen merupakan makanan yang berasal dari negeri China, namun makanan ini sangat digemari orang Jepang dan pada akhirnya menjelma menjadi makanan nasional. Kunci utama kelezatan ramen terletak pada kuahnya, harus berkarakter light, namun kaya bumbu. Belakangan, muncul juga beberapa variasi ramen yang memiliki perbedaan pada karakter kuah dan mienya.
4. Udon
Sebenarnya ada banyak jenis mie yang digemari oleh masyarakat Jepang selain ramen. Namun, tampaknya udon-lah yang baru dikenal luas oleh orang Indonesia saat ini. Mie berkarakter tebal Ini bisa disajikan seperti ramen, atau bisa juga diolah dengan bumbu yang lebih pekat, seperti kari misalnya. Nah, restoran yang satu ini bisa menjadi opsi pelarian untuk menikmati udon nih.

Yakitori

Nama kuliner ini merujuk pada dua kata, Yaki yang berarti panggang dan Tori berarti ayam, yang secara terjemahan bebasnya adalah potongan daging ayam ukuran sekali santap, yang diolah seperti sate. Biasanya tiap tusuk terdiri dari tiga hingga lima potong daging, yang dibumbui garam atau saus manis pedas. Selain itu, ada juga yang disebut kushiyaki, yang cara pengolahannya serupa, namun menggunakan daging selain unggas. Penasaran mencicipi yakitori? Mampir saja ke restoran Jepang yang ada di kawasan Blok M ini.

Donburi

Donburi merupakan sebuah istilah untuk menyebut jenis makanan berupa nasi putih dalam mangkuk dengan beragam topping di atasnya. Masyarakat barat biasanya menyebutnya dengan rice bowl. Donburi sendiri memiliki beragam topping yang bisa kita pilih. Mulai dari topping sayuran, daging dan seafood. Menariknya, masing-masing wilayah di Jepang memiliki donburi khas yang bisa kita cicipi.

Shabu-Shabu

Biasanya shabu-shabu terdiri dari irisan sangat tipis daging sapi yang dicelup ke dalam panci khusus berisi air panas di atas meja makan, yang kemudian dilambai-lambaikan di dalam kuah untuk beberapa kali sebelum dimakan bersama saus mengandung wijen yang disebut gomadare atau ponzu. Di dalam panci biasanya juga dimasukkan sayur-sayuran, tahu, atau kuzukiri. Selain irisan sangat tipis daging sapi, daging lain yang bisa dimakan secara shabu-shabu misalnya daging ayam, daging domba, ikan fugu, gurita dan ikan kakap. Nah, Shabu Shabu House bisa menjadi tempat kamu menikmati shabu-shabu mantap.

Yakiniku

Yakiniku adalah teknik memasak dengan cara membakar bahan masakan seperti barbeque. Yaki yang berarti dibakar dan niku yang berarti daging. Jadi daging yang sudah direndam dalam saus yakiniku, kemudian dibakar di atas bara api. Beberapa restoran yakiniku juga ada merendam daging terlebih dahulu pada saus yakiniku, sebelum dibakar. Namun, untuk daging berkualitas, biasanya langsung dibakar tanpa marinasi.

Teriyaki

Teriyaki berasal dari paduan kata “teri” berarti luster sementara yaki berarti bakar atau broil. Bahan makanan (bisa berupa daging, ikan, sampai sayuran) direndam atau basted terlebih dahulu dalam saus teriyaki. Baru kemudian bahan yang dibroil atau dibakar atau dipanggang. Hasil akhirnya biasanya bahan makanan jadi tampak mengilap. Hal ini karena efek dari saus teriyaki yang terbuat dari shoyu atau kecap asin khas Jepang, mirin, dan gula. Kalau kamu ingin menikmati menu teriyaki, kamu bisa ke restoran Jepang yang satu ini aja.

Tempura

Tempura merupakan sejenis gorengan berbalut tepung. Bahan tepung untuk balutannya terbuat dari campuran tepung terigu, air dingin, dan telur yang diaduk menjadi satu. Bahan dasar tempura sangat beragam, misalnya sayuran gunung atau sayur musiman, udang, cumi-cumi, dan ikan-ikan kecil. Ada pula ‘kakiage’, yaitu sejenis tempura seperti bakwan dengan isian kerang kecil, udang kecil, dan sayuran yang digoreng bersama tepung.