Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Mie, Ya, Mie: Tak Dianggap Namun Memberi Arti

Sigit PrasetyoSigit Prasetyo
Mie Ya Mie: Tak Dianggap Namun Memberi Arti1
Mie, Ya, Mie: Tak Dianggap Namun Memberi Arti
Mie. Mie selalu tahu kalau dirindukan ketika tiada. Karena mie sadar, tidak penting untuk dianggap ada.

Ya, begitulah mie.

Bangsa ini terlalu mendaku bahwa nasi adalah segalanya. Bangsa ini tak pernah memasukkan mie sebagai salah satu hal yang baku untuk mengisi perut. Padahal, mau tak mau, suka tak suka, mie punya andil besar dalam proses mecerdaskan bangsa dan membangun bangsa ini menjadi bangsa ini menjadi sebuah bangsa yang besar. Memangnya, siapa pula yang tak pernah makan mie? Dan haruskah kita melupakan jasa-jasa mie lantaran si makanan mengandung MSG dan dianggap membodohkah?

Tentu saja tidak.

Sejarah mie adalah sejarah yang panjang lurus dan berkelok, seperti bentuk mie itu sendiri. Italia mengaku sebagai pencetus mie, lalu dinamai pasta. Tiongkok juga mengaku bahwa merekalah penemu makanan berbentuk panjang dan bertekstur kenyal sekitar 4000 tahun yang lalu. Pun begitu dengan Jepang, mereka juga mendaku karena memiliki ramen.

Entah mana yang benar.

Yang jelas, sejak bangsa ini punya persinggungan dengan bangsa Tiongkok, mie mulai dikenal luas dan menjadi salah satu makanan favorit di negeri ini. Mie kemudian diolah menjadi makanan beraneka rupa. Ada mie rebus, ada mie goreng, ada mie ayam. Dan masih ada mie-mie lainnya. Sampai-sampai banyak daerah yang punya makanan khas yang berbahan dasar mie.

Dan bangsa ini memang terlalu cinta dengan mie, namun selalu gamang mengungkapkan kecintaannya itu. Buktinya, bangsa ini juga membuka tangannya lebar-lebar pada olahan mie. Bangsa ini suka sekali dengan kreasi mie, mulai yang dibubuhi keju sampai yang ditambahi kornet. Pasta dan ramen juga mendapat tempat di lidah orang-orang Indonesia.

Itu semua menjadi bukti bahwasanya mie begitu dicintai di negeri ini, namun tak pernah mendapat kasih sayang dan tempat yang semestinya. Atas dasar itulah, kali ini Qraved menghadirkan beberapa foto mie --dalam berbagai versi dan olahan-- untuk kamu semua. Semata, agar kamu --mungkin kita semua-- tak lagi gamang untuk menujukkan kecintaannya pada mie dan tak terlalu mengagungkan nasi sebagai makanan pokok pengisi perut.