Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

7 Restoran A La Warteg Di Bandung Dengan Rasa Bintang Lima

david handokodavid handoko
Makan Ala Warteg itu memang paling enak lho. Beragam pilihan lauk tinggal kamu pilih sesuai seleramu. Mulai dari pilihan daging, sayur, hingga berbagai menu berkuah dapat kamu makan. Kira-kira di Bandung ada restoran dengan konsep menu yang beragam dan tinggal kita pilih sesuai selera kamu tidak ya? Lebih baik kamu coba tempat berikut ini.
Warteg Hipster 7 Restoran Ala Warteg Di Bandung Dengan Rasa Juara2View All Photos
Photo Source: Warteg Hipster
Sebuah warung dengan konsep super kekinian dengan dekorasi ala cafe fancy yang tentunya tidak akan membuat kamu berpikir kalau ternyata makanan yang disajikan disini ala  warteg. Kamu dapat menemukan tumis sayur, ayam goreng dan makanan warteg lainnya disini dengan harga yang terjangkau.
Kedai di area halaman yang berlokasi di daerah Riau ini selalu ramai di malam hari. Rupanya kedai ini menjajakan nasi rames dengan berbagai pilihan lauk yang bikin lapar mata. Uniknya disini ada pilihan nasi merah yang banyak dipilih saat orang datang kemari. Lauknya seperti pada umumnya yaitu ayam goreng, tumis buncis, telur balado, dan aneka lainnya.
Rumah makan yang cukup terkenal dapat kamu temukan di daerah Cikapundung, dimana ada nasi rames Ceu Mar yang terkenal akan rasanya. Rumah makan yang baru buka dari malam hingga pagi hari ini memiliki menu khas seperti semur jengkol yang lezat dan tidak boleh kamu lewatkan.
Sedang akhir bulan? Makan di restoran dengan nama unik “kehidupan tidak pernah berakhir” ini memang dapat menjadi pilihan yang tepat. Bayangkan saja, seporsi nasi dengan empat sayurnya saja hanya dihargai delapan ribu rupiah, murah kan! Selain itu restoran ini pun makanannya sehat karena restoran vegan hingga aneka sate nya pun terbuat dari olahan tepung tahu.
Restoran ini selalu ramai dikala jam makan siang maupun hari libur. Restoran ini memiliki konsep yang unik. Ada area lesehan dan kamu bakal merasa seperti sedang di desa. Pilihan lauknya sangat banyak hingga kamu bakal bingung untuk memilihnya. Ada juga stand yang menjual minuman tradisional.
Makan beralaskan daun, konsep yang diusung restoran ini memang cukup unik dan menarik wisatawan. Setelah kamu memilih sayur, meja mu akan diberi daun pisang dan nasi akan dituangkan oleh waiternya ke atas daun pisang. Seru-seruan disini memang pas sekali lho bersama teman maupun keluarga.
Makan dengan suasana desa dapat kamu rasakan disini. Meskipun tampak dari luar cukup modern, namun di dalamnya kita bisa makan lesehan dengan aneka lauk khas Sunda yang menggugah selera. Cobain deh ayam sambal ijo atau gurame cobek yang rasanya aduhai. Belum lagi sambal dadaknya yang pedas namun bikin ketagihan.