Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Sayang Nyawa? Hati-Hati dengan 7 Makanan Paling Berbahaya di Dunia Ini!

Audrey AndiniAudrey Andini
Sayang Nyawa? Hati-Hati dengan 7 Makanan Paling Berbahaya di Dunia Ini! 1
madame.lefigaro
Tanpa disadari, banyak racun-racun yag tersembunyi dalam makanan yang biasa dikonsumsi setiap hari. Dari biji ceri sampai kacang merah. Ini dia makanan paling berbahaya di seluruh dunia. 

Biji Ceri

2
Photo Source:  merriam-webster
Siapa sih yang nggak tergoda makan ceri di atas setiap kue yang kalian temui? Hati-hati nih, ternyata biji ceri berbahaya lho. Biji buah ceri mengandung hidrogen sianida. Batas ketahanan manusia adalah 703 mili hidrogen sianida. Jadi kalau kamu yang keseringan makan buah ceri, hati-hati nih, guys.

Fugu (Ikan Buntal)

3
Photo Source:  madame.lefigaro
Saking berbahayanya, ikan yang satu ini sampai dilarang di Amerika Serikat. Ikan buntal adalah salah satu bahan makanan paling beracun di dunia. Bahkan untuk memasak ikan yang satu ini, kamu harus menjadi seorang ahli dulu. Bagaimana tidak, ikan buntal 1.200 lebih berbahaya dari sianida.

Casu Marzu: Keju Belatung dari Sardinia

4
Photo Source:  grubstreet
Keju yang satu ini bikin eneg banget deh. Casu Marzu yang merupakan keju tradisional dari Sardinia ini ternyata di fermentasi oleh belatung hidup. BELATUNG! Yuck, saking menjijikannya, keju yang satu ini dilarang oleh pemerintah Amerika Serika karena tidak higienis.

Sannakji (Gurita Mentah Korea)

5
Photo Source:  uniquemoments
Hidangan yang satu ini terkenal banget di Korea Selatan. Sannakji disantap saat guritanya masih segar dan ditelan mentah-mentah. Meskipun chef membunuh guritanya sebelum disantap, aktifitas saraf gurita masih hidup sehingga gurita masih menggeliat-geliat. Gurita dapat menempel di tenggorokan. Bahkan menurut statistik, 6 orang meninggal setiap tahunnya karena menyantap sannakji. 

Kentang Mengkal

6
Photo Source:  sheknows
Klaim bahwa kentang mengkal beracun sudah lama diperdebatkan. Namun, faktanya pucuk hijau di kentang mengkal mengandung toksin berbahaya bernama solanine dan dapat menyebabkan penyakit serius jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Almond dan Cashew yang Belum Diproses

7
Photo Source:  abeautifulplate
Almond dan cashew yang belum diproses mengandung banyak sianida. Untuk menghilangkan racunnya, kacang-kacangan ini harus melalui proses heat treatment terlebih dahulu. Untungnya, kacang almond dan cashew yang sudah terbungkus di super dan minimarket sudah aman untuk dikonsumsi.

Kacang Merah

8
Photo Source:  mnaturalz
Kacang merah memang bisa ditemui dimana saja, dari es campur sampai sayur asam. Namun ternyata kacang merah yang mentah mengandung toksin phytohaemagglutnin. Efek sampingnya dapat menyebabkan muntah-muntah dan sakit kepala.