Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Rekayasa Restoran Palsu Menjadi Nomor 1 di TripAdvisor

Ria IsnaeniRia Isnaeni
Rekayasa Restoran Palsu Menjadi Nomor 1 di TripAdvisor1
Vice
Fake Resturant? It doesn't sound right, right?
Tapi nyata nya, akhir-akhir ini London sedang di hebohkan dengan adanya restoran bohongan yang berhasil menduduki peringkat pertama di TripAdvisor. The fact that Oobah Butler create this idea is absolutely ridiculous! How can he gets that much of an attention withouth making the real effort of having a real restaurant?
Hanya dalam waktu sekitar 6 bulan, Oobah Butler berhasil membuat restoran khalayannya yang diberi nama THE SHED AT DULWICH, menjadi pusat perhatian seluruh penduduk London.
Dari hasil interview Vice, ia memaparkan beberapa hal yang sudah ia lakukan untuk membuat restoran ini benar-benar terkenal.

1. Meminta Fake Review

Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan diisinya kolum review pada restoran yang kita buat. Oobah meminta banyak teman-temannya untuk menggambarkan sebuah restoran nyaman yang memiliki kriteria: outdoor seats, restoran unik atau aneh, homely which means tiny, dan harus berdasarkan reservasi. Hal ini ia lakukan untuk meminimalisir kemungkinan ada yang mendatangi restoran secara tiba-tiba. Pintar ya?
2
Photo Source:  Vice
Ia juga tidak lupa untuk melengkapi kebohongannya dengan membeli telpon gengang yang tentunya memiliki LAN Line. Hal ini dilakukan untuk membuat restoran ini terlihat lebih "nyata".

2. Membuat Website Restoran

Hal ini merupakan salah satu yang dicari-cari oleh para masyarakat London yang penasaran. Website ini melingkup tema menu-menu makanan yang disediakan oleh "restoran" ini. Menggunakan tema moods, membuat masyarakat semakin penasaran. Tidak lupa Oobah menambahkan foto makan to boost up the trick. Alat-alat yang ia gunakan untuk membuat foto itu menarik cukup unik, ia menggunakan fake honey, busa dan lain-lain.
3
Photo Source:  Vice
4
Photo Source:  Vice

3. Terverifikasi oleh Tripadvisor

5
Photo Source:  Vice
Saking hebohnya restoran ini, review pun semakin bertambah. Biasanya penulis review membaca review dari orang lain, dan membedakan cara penulisannya. Dengan review yang semakin banyak, hanya dalam waktu 6 bulan, Oobah berhasil membuat "restorannya" menjadi restoran pertama di London, mengalahkan sekitar 18,190 restoran lainnya.
6
Photo Source:  Vice
Ia bahkan menjalankan interview via Video Call, untuk meyakinkan masyarakat bahwa restorannya benar-benar ada.
7
Photo Source:  Vice
Setelah merasa puas, akhirnya ia memutuskan untuk mengundang "tamu-tamu" nya untuk datang ke backyard rumahnya. Tempat dimana ia mulai menghayal dengan restoran yang dibuatnya sendiri.
8
Photo Source:  Vice
Agar semua terlihat nyata, ia mengundang teman-temannya untuk menjadi DJ, Chef dan fake waitress untuk melengkapi esensi dari restorannya. Dan untuk menghilangkan guilty feeling nya, ia menyediakan makanan itu secara gratis.
9
Photo Source:  Vice
Dari fenomena ini bisa kita simpulkan bahwa, review atau penilaian orang terhadap restoran atau bisnis kita itu penting. Memberikan masyarakat hal-hal yang mereka inginkan pada restoran. Menarik ya? Bagaimana menurutmu?
10
Photo Source:  Vice