Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

+6221 292 23070+62822 613 00800
Download The App

Wine Story: Dari Sejarah Sampai Produksi Wine Lokal

Sharima UmayaSharima Umaya
Wine merupakan salah satu jenis alkohol yang paling populer di dunia. Jika ditarik mundur sejarahnya, wine telah muncul di daerah Mesopotamia sejak 6000 SM. Wine diproduksi secara tidak sengaja. Pada mulanya, terdapat sekumpulan wanita di Mesopotamia yang memetik buah anggur dan dikumpulkan dalam sebuah tong besar. Alhasil, buah anggur yang berada di paling bawah tergencet kemudian pecah dan tercampur dengan ragi alami yang terdapat di bagian kulit luar buah anggur – wine pun tercipta.
Saat ini, wine telah diproduksi di banyak wilayah di dunia. Lima negara dengan produksi wine terbanyak di dunia adalah Prancis, Italia, Spanyol Australia, dan Amerika Serikat. Lantas bagaimana dengan Indonesia?

Prancis

Wine asal Prancis diproduksi di banyak daerah di Prancis. Setiap tahunnya, Prancis memproduksi 50-60 hektoliter wine sehingga tak heran Prancis menjadi negara penghasil wine nomor satu di dunia.
Prancis merupakan tempat asal berbagai macam varietas wine, sebut saja seperti Cabernet Sauvignon, Chardonnay, Pinot Noir, Sauvignon Blanc, dan Shiraz. Bordeaux dan Burgundy tentunya sudah tak asing di telinga, sebagai tempat penghasil wine berkualitas berkelas di Perancis.

Italia

Wine Story: Dari Sejarah Sampai Produksi Wine Lokal  - doitbetter.info
Photo Source: doitbetter.info
Italia merupakan salah satu negara penghasil wine tertua di dunia. Negara yang termasuk penghasil wine terbesar di dunia ini, setelah Perancis, secara angka memasok 1/3 produksi wine di dunia.
Kebiasaan minum wine sangat lekat dengan warga Italia, faktanya, penduduk Italia mengkonsumsi 42 liter per perkapita setiap tahunnya! Untuk jenis wine dari Italia pun beragam, jenis wine terbagi dua yakni Bianco (white wine) dan Rosso (red wine), dan di masing-masing kedua jenis tersebut, terdapat banyak varian yang menjadi favorit negara penghasil pasta ini.
Wine Story: Dari Sejarah Sampai Produksi Wine Lokal  - qraved
Photo Source: qraved

Spanyol

Wine Story: Dari Sejarah Sampai Produksi Wine Lokal  - deliciasdeespana.com
Photo Source: deliciasdeespana.com
Menduduki posisi ketiga penghasil wine terbesar di dunia, Vinus espanoles atau Spanish wine diproduksi di Iberian Peninsula. Luas dari perkebunan wine di Spanyol pun sangat luas, yakni 1.17 juta hektar!
Spanyol memiliki banyak wine lokal, dimana terdapat 400 varietas wine yang hanya dapat kamu temukan di Spanyol! Tempranillo, Garnacha, Monastrell merupakan jenis red wine yang populer di Spanyol, sedangkan dari jenis white wine, Albarino sangat populer di negeri yang identik dengan matador ini.

Australia

Wine Story: Dari Sejarah Sampai Produksi Wine Lokal  - www.afr.com
Photo Source: www.afr.com
Australia menduduki posisi keempat sebagai eksportir wine terbesar di dunia. 750 juta liter wine per tahunnya disumbangkan oleh Australia ke pasar wine dunia.
Wine diproduksi di setiap wilayah Australia, dengan lebih dari 60 wine regions di Australia dengan total luasan sebesar 160.000 hektar. Sebagian besar wilayah penghasil wine adalah di selatan Australia. Untuk jenis-jenis wine yang dihasilkan di antaranya Shiraz, Cabernet Sauvignon, Chardonnay, Merlot, Semillon, dan lain-lain.

Amerika Serikat

Wine Story: Dari Sejarah Sampai Produksi Wine Lokal  - decanter.com
Photo Source: decanter.com
Amerika Serikat telah memproduksi wine lebih dari 300 tahun. Wine diproduksi di seluruh wilayah di Amerika Serikat, akan tetapi, produksi wine didominasi oleh California, yakni sebesar 89% dari wine di Amerika Serikat.
Amerika Utara merupakan rumah dari jenis-jenis anggur lokal seperti Vitis labrusca, Vitis riparia, Vitis rotundifolia, dan Vitis vulpina .

Indonesia

Wine Story: Dari Sejarah Sampai Produksi Wine Lokal  - capediscoverywines
Photo Source: capediscoverywines
Indonesia juga memproduksi wine secara lokal dan kualitasnya tidak kalah dengan wine mancanegara. Rata-rata, produksi dari wine lokal berada di pulau Bali. Sejak tahun 90-an, berbagai perusahaan wine telah berdiri di pulau Bali dengan mengembangkan perkebunan anggur plus situs pengolahan wine terpadu di suatu wilayah. Salah satu produsen wine di pulau Bali adalah Dima International Wines dengan brand Cape Discovery.
Produsen wine yang berlokasi di Singaraja, Bali ini telah memproduksi beragam jenis wine yang berkualitasnya internasional, terbukti dari rentetan award yang pernah didapatkan, salah satunya yang terbaru adalah dari CWSA (China Wine and Spirits Awards) 2018. Cape Discovery Wines bertekad untuk terus berkontribusi dalam memproduksi wine dengan kualitas tingkat dunia, khususnya bagi pasar Asia Tenggara dan Asia ke depannya. Cape Discovery sendiri telah memasok wine di ratusan restoran, hotel, klub, dan ritel di berbagai wilayah di Indonesia.
Cabernet Merlot, Shiraz, Sauvignon Blanc, Chardonnay, Rose, Brut Cuvee adalah beberapa jenis wine dari Cape Discovery.
Wine Story: Dari Sejarah Sampai Produksi Wine Lokal  - capediscoverywines
Photo Source: capediscoverywines