Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

+6221 292 23070+62822 613 00800
Download The App

Kandungan Fluoride pada Air Mineral Kemasan Berbahaya? Cek Dulu Faktanya!

Happy FerdianHappy Ferdian
Jika mendengar istilah fluoride, ingatan kamu pasti tertuju pada pasta gigi, karena zat kimia ini berfungsi membantu menjaga kesehatan dan kekuatan gigi.
Tapi, bagaimana jika fluoride ada di dalam produk pangan? Apakah sama bermanfaatnya ketika berada dalam kandungan pasta gigi? Jawabannya, ya, namun harus dalam takaran terbatas.
Fluoride, atau diterjemahkan sebagai flourida, sempat membuat heboh publik tanah air beberapa waktu lalu. Kandungan fluoride dalam air minum kemasan merek Aqua disebut membahayakan kesehatan. Lebih parahnya lagi, kabar ini tersebar luas tanpa ada bukti jelas dari para ahli terkait.
Isu Fluoride pada Air Minum Kemasan Merek Aqua, Aman Atau Berbahaya bagi Manusia? - tribunnews
Photo Source: tribunnews
Setelah dilakukan klarifikasi bersama dengan Badan POM RI, pihak Danone Aqua yang memproduksi merek air mineral Aqua, memastikan desas-desus tersebut sebagai kabar hoax. Hal ini dikarenakan, fluoride sejatinya merupakan zat kimia yang terdapat secara alami di alam.
Lembaga kesehatan dunia, WHO, juga menyebut kandungan fluoride pada produk pangan dibolehkan hingga batas maksimal 1,5 part per million (ppm).
Adapun pada produk air minum dalam kemasan, Badan POM RI membolehkan kandungan fluoride di bawah 1,5 ppm, di mana hal itu diatur jelas pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 942.
Sebagai perbandingan, kandungan fluoride pada air zam-zam, air yang diklaim paling murni sedunia, tercatat di kisaran 0,72 ppm.
Mengatakan bahwa fluoride berbahaya tidak sepenuhnya salah. Pada dosis yang besar, fluoride bisa membahayakan kesehatan, namun pada dosis yang kecil fluoride justru bermanfaat bagi kita.
Fluoride ditambahkan pada air kemasan atau pasta gigi, dikarenakan zat ini bisa mencegah timbulnya karang gigi dan gigi yang berlubang. Fluoride juga bermanfaat bagi kesehatan tulang.
Menanggapi kondisi ini, WHO pada tahun 1984 dan 1993 menetapkan standar kandungan fluoride dalam air kemasan tidak boleh melebihi 1,5 mg/liter. Melebihi batas standar ini dapat menyebabkan risiko fluorosis gigi, pada kadar yang lebih besar lagi dapat menyebabkan fluorosis tulang.