Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

+6221 292 23070+62822 613 00800
Download The App

Booze 101: Sejarah Munculnya Cocktail dan Mocktail

Handy NursatyoHandy Nursatyo
Saat ini, pengunjung sudah tidak asing lagi dengan Cocktail dan Mocktail yang dituliskan di lembar menu saat memilih hidangan. Pilihan Cocktail dan Mocktail hadir sebagai pilihan minuman di beberapa restoran tertentu.
Namun, walaupun terlihat serupa, terdapat perbedaan yang cukup signifikan sebagai pemisah antara Cocktail dan Mocktail yang jarang sekali awam sadari. Sebelum memasuki definisi Cocktail dan Mocktail yang membuat awam bingung, kami akan berikan sejarah singkat mengenai minuman campur ini.

A Brief History of Cocktail

Food 101: Cocktail vs Mocktail - www.drinks.ng
Photo Source: www.drinks.ng
Minuman campuran atau yang dikenal dengan istilah punch sudah terkenal sejak awal abad ke-16, namun istilah cocktail justru muncul ke permukaan di tahun 1806 sejak namanya dipublikasikan di koran.
Peramu cocktail mulai diberikan nama "Bartender" pada 1862 sejak terbitnya sebuah buku pedoman mengenai cocktail yang berjudul How to Mix Drinks; or, The Bon Vivant’s Companion oleh "Professor" Jerry Thomas. Buku tersebut masih menjadi acuan untuk meramu cocktail hingga saat ini.
Kepopuleran Cocktail mengalami penurunan drastis selama dua dasawarsa yaitu tahun 1960-an hingga 1970-an. Namun Cocktail mengembalikan eksistensinya di era 80-an dengan campuran Vodka dan Martini.
Dewasa ini, tren percampuran minuman ini diberikan nama oleh publik dengan sebutan "Mixology" yang mencampurkan jenis-jenis Cocktail klasik dengan yang modern, sehingga memicu rasa dan after taste yang lebih kompleks.

Cocktail

Pada hakikatnya, Cocktail menggunakan beberapa minuman alkohol sebagai bahan dasarnya. Biasanya bartender menggunakan satu atau dua jenis minuman alkohol yang lalu dicampurkan dengan berbagai elemen seperti jus buah, sirup, dan teh. Kesegaran jus dan after taste alkohol yang sangat khas membuat Cocktail menjadi terasa ringan untuk dinikmati.

Mocktail

Dengan kata dasar "Mock" yang dalam bahasa Indonesia berarti mengejek atau mengimitasi, Mocktail memang ditujukan sebagai penyerupa dari Cocktail. Berbeda dengan Cocktail, Mocktail sama sekali tidak menggunakan alkohol sebagai bahan utama untuk meracik minuman. Minuman satu ini biasanya terdiri dari air soda ringan dan beberapa campuran jus buah serta sirup. Mocktail sangat cocok bagi yang tidak ingin atau tidak bisa mengkonsumsi alkohol.