Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Beda dengan Ramen Khas Jepang, Ini Dia Asal Usul Ramyeon Korea

Diangga SimanjuntakDiangga Simanjuntak
Asal Usul Ramyeon Korea - Photo 1
snapjourney
Banyak yang menganggap kalau semua ramen adalah sama. Baik ramen Jepang atau Korea, semua sama saja. Padahal tidak begitu, lho. Ternyata ramyeon (ram-yun) khas Korea berbeda dengan ramen khas Jepang.
Mie Jepang pun ternyata juga berasal dari China dan baru masuk ke Jepang di Era Meiji sekitar tahun 1868-1912. Baru kemudian, ramen dipopulerkan di Korea sekitar tahun 1960-an setelah perang dunia II. Untuk lebih jelasnya, mari kita intip asal usul ramyeon berikut ini!
2
Photo Source:  ramensanchi
Jadi, awalnya, ramen di Jepang disebut dengan “shina shoba” yang berarti soba (mie) dari China. Beberapa tahun kemudian, seluruh restoran di Jepang mulai menyajikan shina soba yang diracik dengan bumbu lokal. Lalu munculah ramen yang menyebar ke negara-negara tetangga termasuk Korea.
3
Photo Source:  maangchi
Pada tahun 1960-an, ramyeon merupakan menu favorit bagi orang-orang yang tengah sibuk bekerja di dunia industri dan membutuhkan makanan instan yang praktis dan enak. Namun ramyeon di Korea ini tentu memiliiki ciri khas sendiri.
4
Photo Source: 
Pada umumnya ramyeon memiliki kuah yang pedas, sementara ramen khas Jepang memiliki rasa yang lebih halus. Kuah ramen biasanya dibuat dari kaldu ayam, seafood, atau daging merah. Sedangkan rasa kuah ramyeon yang pedas dibuat dari bumbu olahan.
Memang tak seperti ramen yang bisa diolah secara instan atau tradisional, ramyeon hanya berarti mie instan yang direbus dengan air panas di dalam panci maupun cangkir. Dari masa ke masa, biasanya ramyeon dimasak dalam ‘yangeun nembi’ atau panci aluminium berlapis perak yang memiliki warna sedikit keemasan dan lebih cepat panas. Buat kamu penggemar drama Korea, pasti penampakan panci ini sudah tak asing lagi.
Makan ramyeon biasanya tak lengkap jika tak ditemani dengan kimchi. Bahkan banyak orang Korea yang mengatakan jika kamu tidak menyediakan kimchi, maka kamu tak bisa makan ramyeon. Selain kimchi, topping lain seperti sayuran, telur, dan seafood juga bisa meningkatkan cita rasa ramyeon.
Seperti yang kamu ketahui, ramyeon sudah tidak asing lagi di Indonesia. Kamu bisa menemukannya di berbegai supermarket dan restoran. Salah satu resotran yang direkomendasikan adalah Bornga Express. Kamu bisa memilih beragam menu makanan Korea dengan praktis di sana, tak terkecuali ramyeon.
5
Photo Source: 
Beragam varian ramen bisa kamu pilih, mulai dari ramyeon biasa, stir-fried spicy ramyeon, hingga stir-fried soy ramyeon. Kalau penasaran ada menu menarik apa saja di Bornga Express, kamu tinggal follow akunnya di @borngaexpress.id
Selamat menikmati semangkuk ramyeon!