Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

5 Sejarah Pasar Tertua di Dunia

Handy NursatyoHandy Nursatyo
Pasar telah menjadi bagian dari peradaban dunia selama ribuan tahun. Ada bukti arkeologis bahwa macellum (atau pasar kebutuhan pangan) di Pompeii yang berada di jantung kota, di mana penduduk setempat akan barter untuk daging, sayuran, dan roti.
Saat ini Pasar Pompeii tidak ada lagi karena telah dibumihanguskan oleh bencana alam, namun bagi kamu yang masih ingin menilik pasar yang berusia sangat sepuh tersebut, kamu masih bisa mendapatkan bagian sejarah yang menarik dan luar biasa dengan mengunjungi 5 pasar tertua di dunia, dari Inggris ke Turki ke Amerika Serikat.
Sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut, bagi kamu yang belum memiliki Qraved App, segera download aplikasinya untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar dunia kuliner.

Queen Victoria Market

Menilik 5 Pasar Tertua di Dunia2
Photo Source: www.tripsavvy.com
Queen Victoria Market resmi dibuka pada tahun 1878 sebagai pasar buah dan sayuran grosir, dan didirikan hanya 6 tahun setelah Australia menjadi negara koloni. Queen Victoria Market dikenal sebagai pasar terbesar di Australia dan salah satu pasar terbesar di dunia.
Dengan luas sekitar 17 hektar, para pedagang pasar menjual hasil tani yang segar, daging, keju dan susu, serta barang-barang non-makanan, seperti seni dan kerajinan, gerabah, dan kain.
Pasar tertua ini memiliki sejarah yang penuh warna dan kontroversial. Pasar ini sempat beralih fungsi menjadi lembaga pemasyarakatan wanita. Selain itu, bagian dari lokasi Pasar dulunya adalah situs pemakaman.

Borough Market

Pasar Borough telah bertahan dalam waktu yang amat panjang, sekitar 1000 tahun. Pasar yang terletak di London ini dianggap sebagai "kota pasar besar" dan menjual segala sesuatu mulai dari jagung, sapi, roti, anggur, dan bir.
Selama sekitar 300 tahun, dari tahun 1200 hingga 1450-an, Kota London melarang warganya membeli barang dari pasar ini. Pada 1550, Raja Edward VI menjual Pasar Borough ke Kota London sekitar 1.000 poundsterling.
Selama 500 tahun berikutnya, lokasi Pasar Borough telah berubah beberapa kali, karena kebakaran, kemacetan, dan masalah lainnya, tetapi kmau sekarang dapat menemukan pasar ini di selatan Southwark Cathedral di Southwark Street dan Borough High Street. Inkarnasi saat ini di Pasar Borough dibangun pada 1756.

Easton Farmer's Market

Menilik 5 Pasar Tertua di Dunia4
Photo Source: www.naylorwine.com
Sejak 1752, Easton Farmer's Market milik Pennsylvania, tidak pernah menutup pintu figuratifnya di hadapan para warga Amerika Serikat. Pasar ini mengklaim dirinya sebagai “Pasar Berjalan Tanpa Henti Terpanjang di Amerika.”
Pada 8 Juli 1776, alun-alun besar di Easton Farmer's Market adalah salah satu tempat di mana Deklarasi Kemerdekaan dibacakan kapada publik. Saat ini, Easton Farmer's Market memiliki tempat yang sangat luas pada bagian outdoor sehingga dapat dijadikan tempat untuk berkumpul para komunitas, tetapi bagian dalam ruangan pasar ini menjadi tempat penyimpanan barang kering yang dibangun pada tahun 1897.

Campo de Fiori

Menilik 5 Pasar Tertua di Dunia5
Photo Source: www.romeinformation.it
Campo de Fiori adalah pasar paling populer di Roma saat ini, tempat yang ramai di mana pengunjung dapat menemukan banyak bunga dan buah-buahan serta sayuran. Namun, pada awal 1600-an, plaza ini digunakan untuk tempat eksekusi.
Pada tahun 1600, Giordano Bruno dibakar hidup-hidup karena kesesatan nya dengan mengklaim bahwa bintang-bintang matahari jauh dengan planet-planet yang mengelilingi mereka dan bahwa planet-planet itu berpotensi menjadi tuan rumah bentuk kehidupan di atasnya. Faktanya, dia bersikeras bahwa alam semesta tidak terbatas dan tidak memiliki satu pun benda angkasa di pusatnya. Kedengarannya tidak sesat hari ini, tetapi ia dinyatakan bersalah oleh Inkuisisi dan dibakar di tiang pancang di pusat Campo de Fiori.
Sejak 1869, pasar sayur dan ikan harian telah diadakan di Campo de Fiori, yang awalnya dipindahkan dari Piazza Navona. Saat ini, Campo de Fiori adalah salah satu pasar dengan pemandangan terindah dan kamu dapat melihat para penduduk setempat melakukan tawar-menawar untuk buah-buahan, sayuran, dan bunga di piazza yang indah ini.

Grand Bazaar

Grand Bazaar merupakan pasar tertua dan terbesar di Turki yang dibangun pada tahun 1461 atas perintah Raja Turki kala itu, Sultan Mehmed II. Kehadiran pasar tradisional tersebut bak menjadi pusat keramaian Kota Istanbul. Segala aktivitas masyarakat Turki selalu melekat dengan Grand Bazaar.
Bahkan, Grand Bazaar telah menjadi ikon identitas Turki di hadapan turis-turis mancanegara. Pasar ini begitu populer di kalangan turis asing sehingga mereka berlomba untuk berdatangan ke pasar ini.
Mereka mengenal pasar ini sebagai salah satu simbol Istanbul yang wajib dikunjungi saat menginjakkan kaki di Turki. Hampir setiap harinya, Grand Bazaar dikunjungi hingga 400 ribu pengunjung yang sebagian besar adalah turis asing.