Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

+6221 292 23070+62822 613 00800
Download The App

10 Gorengan Lezat Favorit di Berbagai Belahan Dunia

Happy FerdianHappy Ferdian
Ternyata, gorengan bukan hanya menjadi kudapan favorit masyarakat Indonesia. Beberapa negara lain di dunia juga memiliki kudapan serupa, yang terkadang bahan bakunya unik dan tidak pernah terpikirkan oleh kita. Disajikan sebagai camilan ataupun menjadi menu pelengkap sebuah sajian, gorengan selalu mendapat tempat tersendiri. Tawaran kombinasi tekstur renyah dan isian yang lembut --terkadang juga moist-- mampu membuat lidah bergoyang karenanya. Apa saja jenis-jenis gorengan tekenal dari berbagai belahan dunia? Berikut adalah beberapa di antaranya.
Download aplikasi Qraved untuk temukan beragam informasi kuliner menarik lainnya.

Corn Dog - Amerika Serikat
 - Qraved
Photo Source: Qraved
Corndog adalah gorengan berbahan sosis yang dilapisi adonan dari tepung & jagung yang dihaluskan. Satu ciri khasnya yaitu ia digoreng sekaligus disajikan dalam tusuk sate sehingga lebih mudah dikonsumsi. Siraman saus tomat dan mustard akan melengkapi kelezatan corndog. Kudapan ini umum ditemukan sebagai jajanan di berbagai festival rakyat di Negeri Paman Sam.
Coxinha - Brazil
 - Tasty.com
Photo Source: Tasty.com
Coxinha merupakan adonan yang dibuat dari tepung terigu, kaldu ayam dan kentang tumbuk pilihan. Untuk isiannya, biasanya kudapan ini menggunakan daging ayam cincang yang dibumbui oleh bawang bombai, peterseli, dan daun bawang, serta sesekali ditambahkan saus tomat, keju kunyit dan catupiry (acar cabai khas Amerika Latin). Untuk lapisan luarnya yang renyah, selain menggunakan tepung roti, terkadang coxinha juga menambahkan tepung ubi, yang menjadikannya terasa lebih krenyes-krenyes.
Empanadas - Spanyol
 - Bin Appetit
Photo Source: Bin Appetit
Sebuah empanada adalah roti isi atau pastry --bisa dipanggang atau digoreng-- yang populer di banyak negara bekas kolonial Spanyol di Amerika Latin, Filipina, dan Semenanjung Iberia di Eropa. Namanya berasal dari kata kerja empanar, yang berarti bungkus atau mantel pembalut roti. Empanada sendiri dibuat dengan melipat adonan patty atau roti, yang kemudian diisi dengn tumisan kentang berbumbu, atau bisa juga isian daging cincang dan seafood (biasanya udang).
Falafel - Mesir
 - Eat This Much
Photo Source: Eat This Much
Ini merupakan salah satu kudapan khas Timur Tengah, yang justru berkembang pesat menjadi sajian nasional di Mesir. Kudapan goreng ini terbuat dari kacang Arab yang digiling dan kemudian dipadatkan, lalu dibuat bola-bola kecil dan digoreng menggunakan minyak panas. Falafel biasanya disajikan di dalam sebuah roti pipih mirip pita yang disebut lafa. Bisa diibaratkan bahwa falafel serupa dengan patty untuk burger atau sosis bagi sajian hot dog.
Gulab Jamun - India
 - Whats 4 Eat
Photo Source: Whats 4 Eat
Masyarakat di India sangat menyukai kudapan ini sebagai teman minum teh. Dalam bahasa Hindi, kata gulab, artinya mawar, sedangkan jamun, berarti buah plum. Jadi, gulab jamun adalah hidangan manis yang bentuk seperti bola dan dibuat dengan bahan dasar susu. Nah, menyantap gulab jamun ini biasanya disiram dengan dengan kuah gula dengan campuran jahe dan air mawar. Hampir di setiap restoran khas India menyajikan menu ini sebagai hidangan pembuka.
Kelewele - Ghana
 - Ndudu by Fafa
Photo Source: Ndudu by Fafa
Ghana ternyata juga punay resep pisang goreng andalan. Berbeda dengan versi Indonesia yang dibalut adonan tepung berbumbu manis, di Ghana sajian serupa tampil lebih 'mencolok' dalam baluran rempah-remoah kaya rasa. Di Accra, kota terbesar di Ghana, kelewele biasanya dijual pada malam hari oleh pedagang kaki lima, dan kadang-kadang di sore hari oleh wanita di pinggiran jalan. Kelewele dapat disajikan dengan kacang rebus, atau disantap langsung sebagai makanan penutup.
Pajeon - Korea Selatan
 - Qraved
Photo Source: Qraved
Masyarakat Negeri Ginseng punya versi pancake tersendiri bernama Pajeon, berbeda dengan yang lazim ditemukan di hidangan modern, pajeon disajikan secara tradisional menggunakan campuran adonan pancake, telur, dan bawang hijau atau daun bawang. Setelahnya, sajian yang digoreng dengan sedikit minyak itu biasanya disantap bersama celupan kecap asin dan cuka.
Pirozkhi - Rusia
 - King Arthur Flour
Photo Source: King Arthur Flour
Ini merupakan sebutan untuk pai isi daging berukuran kecil (bite size), yang sekilas terlihat mirip pastel. Pembuatan pirozhki membutuhkan waktu cukup lama. Adonannya berbasis ragi dan perlu waktu lama untuk mengembang. Setelah itu, isiannya dibuat dan setiap pirozhoki harus dicetak agar isiannya tidak tumpah. Tapi justru proses pembuatannya yang cukup rumit tersebut yang membuat makanan ini begitu istimewa.
Schnitzel - Jerman
 - Recipe This
Photo Source: Recipe This
Di negara asalnya, daging yang digunakan bisa bermacam-macam, namun yang paling sering digunakan adalah ayam, sapi, domba, atau babi. Adapun untuk adonannya, biasanya merupakan campuran terigu, gandum, dan bubuk jagung, yang memberikan tekstur renyah saat digoreng. Di Indonesia, Shnitzel sendiri amat mudah ditemukan di restoran-restoran yang menyediakan makanan barat. Biasanya, makanan ini dihidangkan dengan potongan kentang goreng, lengkap dengan saus dan salad. Balutan daging ayam Schnitzel selalu digoreng kering, hingga memunculkan tekstur 'crunchy.
Kakiage - Jepang
 - Taste
Photo Source: Taste
Gorengan ini merupakan salah satu jenis tempura yang sekilas mirip dengan bakwan. Isian adonan gorengan ini terdiri dari beragam sayuran yang dipotong halus, dan dicampur ke dalam adonan tempura yang renyah. Setelah digoreng, kudapan ini biasanya disantap dengan taburan garam yang kaya akan rasa umami sebagai pelengkapnya.