Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App
Mapogalmaegi Magal BBQ - banner 0Mapogalmaegi Magal BBQ - banner 1Mapogalmaegi Magal BBQ - banner 2

Mapogalmaegi Magal BBQ

3.946 reviews
Korean • Kelapa Gading • 200K - 300K
CLOSED Open on Today 11:30 - 22:00
Opening Hours
Monday11:30 - 22:00
Tuesday11:30 - 22:00
Wednesday11:30 - 22:00
Thursday11:30 - 22:00
Friday11:30 - 22:00
Saturday11:30 - 22:00
Sunday11:30 - 22:00
Dismiss
CallBeen HereShare

Menu of Mapogalmaegi Magal BBQ

Mapogalmaegi Magal BBQ - menu 0
Mapogalmaegi Magal BBQ - menu 1
Mapogalmaegi Magal BBQ - menu 2
Mapogalmaegi Magal BBQ - menu 3
Mapogalmaegi Magal BBQ - menu 4

Photos of Mapogalmaegi Magal BBQ

 Mapogalmaegi Magal BBQ Muhammad Sodik 681585
 Mapogalmaegi Magal BBQ Feb Tasty | IG: @febry_febrong 662058
 Mapogalmaegi Magal BBQ Feb Tasty | IG: @febry_febrong 662057
Daging nya agak keras Mapogalmaegi Magal BBQ Feb Tasty | IG: @febry_febrong 662056
 Mapogalmaegi Magal BBQ Feb Tasty | IG: @febry_febrong 662055
Jl. Boulevard Barat Blok LC6 No. 19 - 20Show In Google Maps >
Services
Take Away
Premium
VIP Room
Smoking Area
Serves Alcohol
Outdoor Seats
Free Wifi

Reviews of Mapogalmaegi Magal BBQ

5
4
3
2
1
3.9
46 ratings
 - Muhammad Sodik
Muhammad Sodik
1 photo1 reviewFeb 15, 2019
10 Spot Favorit Buat Menikmati Soju Spesial di Jakarta
Hampir semua orang setuju kalau Chamisul adalah merk Soju terbaik yang menjadi favorit orang Indonesia. Dan kenikmatan soju ini bisa kamu temukan saat bersantap Korean BBQ di Magal Korean BBQ Resto di Mall Kelapa Gading ini. Nggak heran kalau semua pengunjung yang datang akan memesan Chamisul dan varian Soju lainnya untuk menemani momen bersantap daging asap yang porsinya besar dan cukup untuk berdua. Selain Korean BBQ, coba juga yuk Paejon dengan dipping sauce yang begitu khas terasa di mulut.
Hampir semua orang setuju kalau Chamisul adalah merk Soju terbaik yang menjadi favorit orang Indonesia. Dan kenikmatan soju ini bisa kamu temukan saat bersantap Korean BBQ di Magal Korean BBQ Resto di Mall Kelapa Gading ini. Nggak heran kalau semua pengunjung yang datang akan memesan Chamisul dan varian Soju lainnya untuk menemani momen bersantap daging asap yang porsinya besar dan cukup untuk berdua. Selain Korean BBQ, coba juga yuk P<strong>aejon dengan </strong><i>dipping sauce</i> yang begitu khas terasa di mulut.
 - Feb Tasty | IG: @febry_febrong
Feb Tasty | IG: @febry_febrong
9 photos1 reviewSep 26, 2018
Harga sama tapi qualitas makanan dan pelayanan yang sayang jauh di bawah standard Magal
Pertama kali coba magal di senayan city, dan langsung jatuh cinta sama Magal, lalu kebetulan mau mencoba magal di kelapa gading. Ternyata dengan standard harga yang sama tapi magal di kelapa gading memberikan qualitas makanan dan services yang jauh lebih rendah dibanding Magal senayan city. Saya memesan menu daging yang sama dengan yang saya pesan di senayan city yaitu: 1. Chadolbakyi: di Magal kelapa gading, kalau hanya pesan satu set saja tidak boleh memasak dagingnya sendiri di meja (harus dimasak oleh pelayan di dapur), memang pelayan menunjukkan terlebih dahulu daging mentah sebelum dimasak (sayang sekali aku lupa foto daging mentahnya, karena dagingnya tidak segar dan merah seperti di senayan city, please refer to my review dan foto di Magal senayan city). Selain itu kalau hanya membeli satu set tidak mendapat tambahan telur, sedangkan waktu aku di senayan city dan membeli satu set daging pelayan memperbolehkan aku memasak sendiri dimeja dan aku mendapat tambahan telur untuk dimasak di pinggir panggangan. Ok back to magal kelapa gading, setelah daging matangnya datang ternyata dagingnya terlalu matang dan keras, rasa dagingnya juga agak hambar, walaupun sudah ditambah bumbu. Warna dagingnya juga pucat pucat dan porsinya lebih sedikit. Untuk side dish yang dikasih hanya 8 jenis (sedangkan di Magal senayan city diberikan 9 jenis). Rasa side dishnya biasa aja sampai aku gak mau minta tambah side dish. 2. Cheolpan dakgalbi : manu ayam ini datang bersama dengan semangkuk nasi, porsinya tidak banyak dan rasanya biasa saja, untuk menu ini aku tidak punya perbandingan rasa karena tidak memesan ini waktu di senayan city. Setelah selesai makan pelayan menawarkan free ice cream/ice tea/buah semangka. Dan aku memilih ice cream dan buah semangka. Ice cream yang diberikan hanya ada satu rasa yaitu ice cream comlat sepertinya merek walls, dan aku pilih buah semangka juga, tapi buahnya tidak manis. Untuk services: waktu pertama duduk aku menyadari kalau piring yang di atas meja berdebu, dan pinggiran piring seperti ada banyak cacat seperti habis di makan tikus. Pelayan nya juga tidak ramah (ada satu pelayan cewek yang sangat tidak ramah). Overall sangat kecewa dan tidak merekomendasikan tempat ini, saya sangat merekomendasikan untuk pergi ke Magal di senayan city karena dengan harga yang sama tapi kualitas makanan dan pelayanan yang diberikan sangat jauh lebih baik.
Pertama kali coba magal di senayan city, dan langsung jatuh cinta sama Magal, lalu kebetulan mau mencoba magal di kelapa gading. Ternyata dengan standard harga yang sama tapi magal di kelapa gading memberikan qualitas makanan dan services yang jauh lebih rendah dibanding Magal senayan city. 

Saya memesan menu daging yang sama dengan yang saya pesan di senayan city yaitu:
1. Chadolbakyi: di Magal kelapa gading, kalau hanya pesan satu set saja tidak boleh memasak dagingnya sendiri di meja (harus dimasak oleh pelayan di dapur), memang pelayan menunjukkan terlebih dahulu daging mentah sebelum dimasak (sayang sekali aku lupa foto daging mentahnya, karena dagingnya tidak segar dan merah seperti di senayan city, please refer to my review dan foto di Magal senayan city). Selain itu kalau hanya membeli satu set tidak mendapat tambahan telur, sedangkan waktu aku di senayan city dan membeli satu set daging pelayan memperbolehkan aku memasak sendiri dimeja dan aku mendapat tambahan telur untuk dimasak di pinggir panggangan. Ok back to magal kelapa gading, setelah daging matangnya datang ternyata dagingnya terlalu matang dan keras, rasa dagingnya juga agak hambar, walaupun sudah ditambah bumbu. Warna dagingnya juga pucat pucat dan porsinya lebih sedikit. Untuk side dish yang dikasih hanya 8 jenis (sedangkan di Magal senayan city diberikan 9 jenis). Rasa side dishnya biasa aja sampai aku gak mau minta tambah side dish.
2. Cheolpan dakgalbi : manu ayam ini datang bersama dengan semangkuk nasi, porsinya tidak banyak dan rasanya biasa saja, untuk menu ini aku tidak punya perbandingan rasa karena tidak memesan ini waktu di senayan city.
Setelah selesai makan pelayan menawarkan free ice cream/ice tea/buah semangka. Dan aku memilih ice cream dan buah semangka. Ice cream yang diberikan hanya ada satu rasa yaitu ice cream comlat sepertinya merek walls, dan aku pilih buah semangka juga, tapi buahnya tidak manis.

Untuk services: waktu pertama duduk aku menyadari kalau piring yang di atas meja berdebu, dan pinggiran piring seperti ada banyak cacat seperti habis di makan tikus. Pelayan nya juga tidak ramah (ada satu pelayan cewek yang sangat tidak ramah). 


Overall sangat kecewa dan tidak merekomendasikan tempat ini, saya sangat merekomendasikan untuk pergi ke Magal di senayan city karena dengan harga yang sama tapi kualitas makanan dan pelayanan yang diberikan sangat jauh lebih baik.
Pertama kali coba magal di senayan city, dan langsung jatuh cinta sama Magal, lalu kebetulan mau mencoba magal di kelapa gading. Ternyata dengan standard harga yang sama tapi magal di kelapa gading memberikan qualitas makanan dan services yang jauh lebih rendah dibanding Magal senayan city. 

Saya memesan menu daging yang sama dengan yang saya pesan di senayan city yaitu:
1. Chadolbakyi: di Magal kelapa gading, kalau hanya pesan satu set saja tidak boleh memasak dagingnya sendiri di meja (harus dimasak oleh pelayan di dapur), memang pelayan menunjukkan terlebih dahulu daging mentah sebelum dimasak (sayang sekali aku lupa foto daging mentahnya, karena dagingnya tidak segar dan merah seperti di senayan city, please refer to my review dan foto di Magal senayan city). Selain itu kalau hanya membeli satu set tidak mendapat tambahan telur, sedangkan waktu aku di senayan city dan membeli satu set daging pelayan memperbolehkan aku memasak sendiri dimeja dan aku mendapat tambahan telur untuk dimasak di pinggir panggangan. Ok back to magal kelapa gading, setelah daging matangnya datang ternyata dagingnya terlalu matang dan keras, rasa dagingnya juga agak hambar, walaupun sudah ditambah bumbu. Warna dagingnya juga pucat pucat dan porsinya lebih sedikit. Untuk side dish yang dikasih hanya 8 jenis (sedangkan di Magal senayan city diberikan 9 jenis). Rasa side dishnya biasa aja sampai aku gak mau minta tambah side dish.
2. Cheolpan dakgalbi : manu ayam ini datang bersama dengan semangkuk nasi, porsinya tidak banyak dan rasanya biasa saja, untuk menu ini aku tidak punya perbandingan rasa karena tidak memesan ini waktu di senayan city.
Setelah selesai makan pelayan menawarkan free ice cream/ice tea/buah semangka. Dan aku memilih ice cream dan buah semangka. Ice cream yang diberikan hanya ada satu rasa yaitu ice cream comlat sepertinya merek walls, dan aku pilih buah semangka juga, tapi buahnya tidak manis.

Untuk services: waktu pertama duduk aku menyadari kalau piring yang di atas meja berdebu, dan pinggiran piring seperti ada banyak cacat seperti habis di makan tikus. Pelayan nya juga tidak ramah (ada satu pelayan cewek yang sangat tidak ramah). 


Overall sangat kecewa dan tidak merekomendasikan tempat ini, saya sangat merekomendasikan untuk pergi ke Magal di senayan city karena dengan harga yang sama tapi kualitas makanan dan pelayanan yang diberikan sangat jauh lebih baik.
Pertama kali coba magal di senayan city, dan langsung jatuh cinta sama Magal, lalu kebetulan mau mencoba magal di kelapa gading. Ternyata dengan standard harga yang sama tapi magal di kelapa gading memberikan qualitas makanan dan services yang jauh lebih rendah dibanding Magal senayan city. 

Saya memesan menu daging yang sama dengan yang saya pesan di senayan city yaitu:
1. Chadolbakyi: di Magal kelapa gading, kalau hanya pesan satu set saja tidak boleh memasak dagingnya sendiri di meja (harus dimasak oleh pelayan di dapur), memang pelayan menunjukkan terlebih dahulu daging mentah sebelum dimasak (sayang sekali aku lupa foto daging mentahnya, karena dagingnya tidak segar dan merah seperti di senayan city, please refer to my review dan foto di Magal senayan city). Selain itu kalau hanya membeli satu set tidak mendapat tambahan telur, sedangkan waktu aku di senayan city dan membeli satu set daging pelayan memperbolehkan aku memasak sendiri dimeja dan aku mendapat tambahan telur untuk dimasak di pinggir panggangan. Ok back to magal kelapa gading, setelah daging matangnya datang ternyata dagingnya terlalu matang dan keras, rasa dagingnya juga agak hambar, walaupun sudah ditambah bumbu. Warna dagingnya juga pucat pucat dan porsinya lebih sedikit. Untuk side dish yang dikasih hanya 8 jenis (sedangkan di Magal senayan city diberikan 9 jenis). Rasa side dishnya biasa aja sampai aku gak mau minta tambah side dish.
2. Cheolpan dakgalbi : manu ayam ini datang bersama dengan semangkuk nasi, porsinya tidak banyak dan rasanya biasa saja, untuk menu ini aku tidak punya perbandingan rasa karena tidak memesan ini waktu di senayan city.
Setelah selesai makan pelayan menawarkan free ice cream/ice tea/buah semangka. Dan aku memilih ice cream dan buah semangka. Ice cream yang diberikan hanya ada satu rasa yaitu ice cream comlat sepertinya merek walls, dan aku pilih buah semangka juga, tapi buahnya tidak manis.

Untuk services: waktu pertama duduk aku menyadari kalau piring yang di atas meja berdebu, dan pinggiran piring seperti ada banyak cacat seperti habis di makan tikus. Pelayan nya juga tidak ramah (ada satu pelayan cewek yang sangat tidak ramah). 


Overall sangat kecewa dan tidak merekomendasikan tempat ini, saya sangat merekomendasikan untuk pergi ke Magal di senayan city karena dengan harga yang sama tapi kualitas makanan dan pelayanan yang diberikan sangat jauh lebih baik.
Pertama kali coba magal di senayan city, dan langsung jatuh cinta sama Magal, lalu kebetulan mau mencoba magal di kelapa gading. Ternyata dengan standard harga yang sama tapi magal di kelapa gading memberikan qualitas makanan dan services yang jauh lebih rendah dibanding Magal senayan city. 

Saya memesan menu daging yang sama dengan yang saya pesan di senayan city yaitu:
1. Chadolbakyi: di Magal kelapa gading, kalau hanya pesan satu set saja tidak boleh memasak dagingnya sendiri di meja (harus dimasak oleh pelayan di dapur), memang pelayan menunjukkan terlebih dahulu daging mentah sebelum dimasak (sayang sekali aku lupa foto daging mentahnya, karena dagingnya tidak segar dan merah seperti di senayan city, please refer to my review dan foto di Magal senayan city). Selain itu kalau hanya membeli satu set tidak mendapat tambahan telur, sedangkan waktu aku di senayan city dan membeli satu set daging pelayan memperbolehkan aku memasak sendiri dimeja dan aku mendapat tambahan telur untuk dimasak di pinggir panggangan. Ok back to magal kelapa gading, setelah daging matangnya datang ternyata dagingnya terlalu matang dan keras, rasa dagingnya juga agak hambar, walaupun sudah ditambah bumbu. Warna dagingnya juga pucat pucat dan porsinya lebih sedikit. Untuk side dish yang dikasih hanya 8 jenis (sedangkan di Magal senayan city diberikan 9 jenis). Rasa side dishnya biasa aja sampai aku gak mau minta tambah side dish.
2. Cheolpan dakgalbi : manu ayam ini datang bersama dengan semangkuk nasi, porsinya tidak banyak dan rasanya biasa saja, untuk menu ini aku tidak punya perbandingan rasa karena tidak memesan ini waktu di senayan city.
Setelah selesai makan pelayan menawarkan free ice cream/ice tea/buah semangka. Dan aku memilih ice cream dan buah semangka. Ice cream yang diberikan hanya ada satu rasa yaitu ice cream comlat sepertinya merek walls, dan aku pilih buah semangka juga, tapi buahnya tidak manis.

Untuk services: waktu pertama duduk aku menyadari kalau piring yang di atas meja berdebu, dan pinggiran piring seperti ada banyak cacat seperti habis di makan tikus. Pelayan nya juga tidak ramah (ada satu pelayan cewek yang sangat tidak ramah). 


Overall sangat kecewa dan tidak merekomendasikan tempat ini, saya sangat merekomendasikan untuk pergi ke Magal di senayan city karena dengan harga yang sama tapi kualitas makanan dan pelayanan yang diberikan sangat jauh lebih baik.
Pertama kali coba magal di senayan city, dan langsung jatuh cinta sama Magal, lalu kebetulan mau mencoba magal di kelapa gading. Ternyata dengan standard harga yang sama tapi magal di kelapa gading memberikan qualitas makanan dan services yang jauh lebih rendah dibanding Magal senayan city. 

Saya memesan menu daging yang sama dengan yang saya pesan di senayan city yaitu:
1. Chadolbakyi: di Magal kelapa gading, kalau hanya pesan satu set saja tidak boleh memasak dagingnya sendiri di meja (harus dimasak oleh pelayan di dapur), memang pelayan menunjukkan terlebih dahulu daging mentah sebelum dimasak (sayang sekali aku lupa foto daging mentahnya, karena dagingnya tidak segar dan merah seperti di senayan city, please refer to my review dan foto di Magal senayan city). Selain itu kalau hanya membeli satu set tidak mendapat tambahan telur, sedangkan waktu aku di senayan city dan membeli satu set daging pelayan memperbolehkan aku memasak sendiri dimeja dan aku mendapat tambahan telur untuk dimasak di pinggir panggangan. Ok back to magal kelapa gading, setelah daging matangnya datang ternyata dagingnya terlalu matang dan keras, rasa dagingnya juga agak hambar, walaupun sudah ditambah bumbu. Warna dagingnya juga pucat pucat dan porsinya lebih sedikit. Untuk side dish yang dikasih hanya 8 jenis (sedangkan di Magal senayan city diberikan 9 jenis). Rasa side dishnya biasa aja sampai aku gak mau minta tambah side dish.
2. Cheolpan dakgalbi : manu ayam ini datang bersama dengan semangkuk nasi, porsinya tidak banyak dan rasanya biasa saja, untuk menu ini aku tidak punya perbandingan rasa karena tidak memesan ini waktu di senayan city.
Setelah selesai makan pelayan menawarkan free ice cream/ice tea/buah semangka. Dan aku memilih ice cream dan buah semangka. Ice cream yang diberikan hanya ada satu rasa yaitu ice cream comlat sepertinya merek walls, dan aku pilih buah semangka juga, tapi buahnya tidak manis.

Untuk services: waktu pertama duduk aku menyadari kalau piring yang di atas meja berdebu, dan pinggiran piring seperti ada banyak cacat seperti habis di makan tikus. Pelayan nya juga tidak ramah (ada satu pelayan cewek yang sangat tidak ramah). 


Overall sangat kecewa dan tidak merekomendasikan tempat ini, saya sangat merekomendasikan untuk pergi ke Magal di senayan city karena dengan harga yang sama tapi kualitas makanan dan pelayanan yang diberikan sangat jauh lebih baik.
+ 4
 - Happy Ferdian
Happy Ferdian
1 photo1 reviewApr 4, 2018
7 Spot Makan Puas Bareng Keluarga di Kelapa Gading
Satu lagi surga bagi kamu yang tidak berpantang makan daging babi. Restoran ini memiliki 11 menu BBQ yang menggunakan bahan baku daging babi. Salah satu menu daging babi yang paling difavoritkan di sini adalah Depe Samgyeopsal seharga Rp 118 ribu per porsinya, yakni irisan pork belly yang disantap dengan kimchi bakar. Rasanya unik, pork belly yang lembut bercampur dengan sensasi asam pedas dan sedikit sensasi smokey pada kimchinya.
Satu lagi surga bagi kamu yang tidak berpantang makan daging babi. Restoran ini memiliki 11 menu BBQ yang menggunakan bahan baku daging babi. Salah satu menu daging babi yang paling difavoritkan di sini adalah Depe Samgyeopsal seharga Rp 118 ribu per porsinya, yakni irisan pork belly yang disantap dengan kimchi bakar. Rasanya unik, pork belly yang lembut bercampur dengan sensasi asam pedas dan sedikit sensasi smokey pada kimchinya.
 - Della Medina
Della Medina
2 photos1 reviewDec 28, 2017
7 Spot Korean BBQ di Jakarta Buat Makan Daging Sepuasnya
Daging yang disediakan di sini tuh fresh banget! Jadi nggak usah ragu ngeluarin uang kamu, mulai dari 70 ribu untuk bisa menikmati enaknya. Jangan takut kehabisan side dish juga ya, di sini banyak banget soalnya!
Daging yang disediakan di sini tuh fresh banget! Jadi nggak usah ragu ngeluarin uang kamu, mulai dari 70 ribu untuk bisa menikmati enaknya. Jangan takut kehabisan side dish juga ya, di sini banyak banget soalnya!
Daging yang disediakan di sini tuh fresh banget! Jadi nggak usah ragu ngeluarin uang kamu, mulai dari 70 ribu untuk bisa menikmati enaknya. Jangan takut kehabisan side dish juga ya, di sini banyak banget soalnya!
 - @eatwithmoci
@eatwithmoci
in InstagramInvalid date
Who can resist barbeque?🌈
Who can resist barbeque?🌈
 - @sunny_sunho
@sunny_sunho
in InstagramInvalid date
오늘도 역시나. 월요일이니 ㅋㅋㅋ 😎
오늘도 역시나. 월요일이니 ㅋㅋㅋ 😎

Featured in Journal

10 Spot Favorit Buat Menikmati Soju Spesial di Jakarta
Editor's Pick
10 Spot Favorit Buat Menikmati Soju Spesial di Jakarta
5 Spot Makan Lezat Porsi Besar Buat Ramean di Mall Kelapa Gading
Editor's Pick
5 Spot Makan Lezat Porsi Besar Buat Ramean di Mall Kelapa Gading
5 Spot Menu Korean Fusion Super Menggoda di Jakarta
Editor's Pick
5 Spot Menu Korean Fusion Super Menggoda di Jakarta

Featured in Guides

Best Restaurants In Kelapa Gading
GUIDE
Best Restaurants In Kelapa Gading
Korean BBQ
GUIDE
Korean BBQ