Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App
Le Bistro - banner 0Le Bistro - banner 1Le Bistro - banner 2

Le Bistro

3.51 reviews
French • Gedung Jaya • Thamrin • 100K - 200K
CLOSED Open on Today 11:00 - 23:00
Opening Hours
Monday11:00 - 15:00 & 17:00 - 23:00
Tuesday11:00 - 15:00 & 17:00 - 23:00
Wednesday11:00 - 15:00 & 17:00 - 23:00
Thursday11:00 - 15:00 & 17:00 - 23:00
Friday11:00 - 15:00 & 17:00 - 23:00
Saturday11:00 - 15:00 & 17:00 - 23:00
Sunday11:00 - 15:00 & 17:00 - 23:00
Dismiss
CallBeen HereShare

Menu of Le Bistro

Le Bistro - menu 0
Le Bistro - menu 1

Photos of Le Bistro

 Le Bistro iqra rabika 602911
 Le Bistro Haetam Attamimy 595959
Gedung Jaya, Jl. MH Thamrin Kav. 1 - 2Show In Google Maps >
Services
Go Food
Live Music
Take Away
Free Wifi
Serves Alcohol
Smoking Area

Reviews of Le Bistro

5
4
3
2
1
3.5
1 ratings
 - Yulian Suwandri
Yulian Suwandri
5 photos1 reviewOct 16, 2013
Beberapa waktu yang lalu, akhirnya saya berhasil datang ke Le Bistro, sebuah restoran Perancis yang ada di Gedung Jaya, tidak jauh dari Plaza Indonesia. Menurut saya, tempatnya cukup cantik. Karena ada momen Valentine Day, semuanya jadi serba pink dan bergambar hati. Suasana di restoran ini cukup romantis. Pelayanannya bagus dan mereka begitu ramah. Disini saya memesan Fresh Salad dengan king prawn yang dipadu dengan creamy dressing. Ini adalah awal yang bagus untuk memulai romantic dinner. Warna saladnya segar, king prawn-nya enak dan creamy dressing-nya tidak terlalu overpowering. Menu kedua saya adalah French Onion Soup. Menu ini punya tambahan parutan parmesan yang membuat rasa sup ini benar-benar menarik. Jujur saja kalau saya bukan penggemar Onion Soup, tetapi pengalaman makan menu ini mungkin akan membuat saya ‘membuka hati’ untuk onion soup. Saya suka dengan rasa manis dan keseimbangan bumbu yang digunakan. Parutan parmesan diatas toasted bread membuat ini menjadi kombinasi yang sempurna. Love it! Untuk menu Tenderloin Steak, saya memesan medium dan saya mendapatkan perfect medium. Menu ini sebenarnya adalah tenderloin pan fried dalam creamy chopped mushroom sauce dengan sauteed potato dan kacang buncis. Porsi steak-nya pas dan rasanya memuaskan. Teman saya memesan Lamb Rack, dan saat saya cicipi, saya setuju kalau rasanya memang delicious habis. Grilled lamb-nya diolesi madu, ada taburan kacang almond, lalu disandingkan dengan mint sauce, mashed potato dan kacang buncis. Ini adalah menu recommended di Le Bistro. Sebagai penutup, saya mencicipi Sauteed Pears with Ice Cream. Awalnya saya tertarik mencobanya, karena menu yang sebelumnya saya makan rasanya juga enak. Namun sayangnya saya kecewa karena rasa dessert yang saya pesan mengecewakan. Rasa pear-nya masih mentah dan es krimnya mungkin dibeli di supermarket, bukan buatan sendiri. Biarpun begitu, saya cukup menikmati tiap hidangan yang saya pesan, kecuali untuk dessert. I will come back again.
Beberapa waktu yang lalu, akhirnya saya berhasil datang ke Le Bistro, sebuah restoran Perancis yang ada di Gedung Jaya, tidak jauh dari Plaza Indonesia. Menurut saya, tempatnya cukup cantik. Karena ada momen Valentine Day, semuanya jadi serba pink dan bergambar hati. 
Suasana di restoran ini cukup romantis. Pelayanannya bagus dan mereka begitu ramah. Disini saya memesan Fresh Salad dengan king prawn yang dipadu dengan creamy dressing. Ini adalah awal yang bagus untuk memulai romantic dinner. Warna saladnya segar, king prawn-nya enak dan creamy dressing-nya tidak terlalu overpowering. 
Menu kedua saya adalah French Onion Soup. Menu ini punya tambahan parutan parmesan yang membuat rasa sup ini benar-benar menarik. Jujur saja kalau saya bukan penggemar Onion Soup, tetapi pengalaman makan menu ini mungkin akan membuat saya ‘membuka hati’ untuk onion soup. Saya suka dengan rasa manis dan keseimbangan bumbu yang digunakan. Parutan parmesan diatas toasted bread membuat ini menjadi kombinasi yang sempurna. Love it!
Untuk menu Tenderloin Steak, saya memesan medium dan saya mendapatkan perfect medium. Menu ini sebenarnya adalah tenderloin pan fried dalam creamy chopped mushroom sauce dengan sauteed potato dan kacang buncis. Porsi steak-nya pas dan rasanya memuaskan. Teman saya memesan Lamb Rack, dan saat saya cicipi, saya setuju kalau rasanya memang delicious habis. Grilled lamb-nya diolesi madu, ada taburan kacang almond, lalu disandingkan dengan mint sauce, mashed potato dan kacang buncis. Ini adalah menu recommended di Le Bistro. 
Sebagai penutup, saya mencicipi Sauteed Pears with Ice Cream. Awalnya saya tertarik mencobanya, karena menu yang sebelumnya saya makan rasanya juga enak. Namun sayangnya saya kecewa karena rasa dessert yang saya pesan mengecewakan. Rasa pear-nya masih mentah dan es krimnya mungkin dibeli di supermarket, bukan buatan sendiri.
Biarpun begitu, saya cukup menikmati tiap hidangan yang saya pesan, kecuali untuk dessert. I will come back again.
Beberapa waktu yang lalu, akhirnya saya berhasil datang ke Le Bistro, sebuah restoran Perancis yang ada di Gedung Jaya, tidak jauh dari Plaza Indonesia. Menurut saya, tempatnya cukup cantik. Karena ada momen Valentine Day, semuanya jadi serba pink dan bergambar hati. 
Suasana di restoran ini cukup romantis. Pelayanannya bagus dan mereka begitu ramah. Disini saya memesan Fresh Salad dengan king prawn yang dipadu dengan creamy dressing. Ini adalah awal yang bagus untuk memulai romantic dinner. Warna saladnya segar, king prawn-nya enak dan creamy dressing-nya tidak terlalu overpowering. 
Menu kedua saya adalah French Onion Soup. Menu ini punya tambahan parutan parmesan yang membuat rasa sup ini benar-benar menarik. Jujur saja kalau saya bukan penggemar Onion Soup, tetapi pengalaman makan menu ini mungkin akan membuat saya ‘membuka hati’ untuk onion soup. Saya suka dengan rasa manis dan keseimbangan bumbu yang digunakan. Parutan parmesan diatas toasted bread membuat ini menjadi kombinasi yang sempurna. Love it!
Untuk menu Tenderloin Steak, saya memesan medium dan saya mendapatkan perfect medium. Menu ini sebenarnya adalah tenderloin pan fried dalam creamy chopped mushroom sauce dengan sauteed potato dan kacang buncis. Porsi steak-nya pas dan rasanya memuaskan. Teman saya memesan Lamb Rack, dan saat saya cicipi, saya setuju kalau rasanya memang delicious habis. Grilled lamb-nya diolesi madu, ada taburan kacang almond, lalu disandingkan dengan mint sauce, mashed potato dan kacang buncis. Ini adalah menu recommended di Le Bistro. 
Sebagai penutup, saya mencicipi Sauteed Pears with Ice Cream. Awalnya saya tertarik mencobanya, karena menu yang sebelumnya saya makan rasanya juga enak. Namun sayangnya saya kecewa karena rasa dessert yang saya pesan mengecewakan. Rasa pear-nya masih mentah dan es krimnya mungkin dibeli di supermarket, bukan buatan sendiri.
Biarpun begitu, saya cukup menikmati tiap hidangan yang saya pesan, kecuali untuk dessert. I will come back again.
Beberapa waktu yang lalu, akhirnya saya berhasil datang ke Le Bistro, sebuah restoran Perancis yang ada di Gedung Jaya, tidak jauh dari Plaza Indonesia. Menurut saya, tempatnya cukup cantik. Karena ada momen Valentine Day, semuanya jadi serba pink dan bergambar hati. 
Suasana di restoran ini cukup romantis. Pelayanannya bagus dan mereka begitu ramah. Disini saya memesan Fresh Salad dengan king prawn yang dipadu dengan creamy dressing. Ini adalah awal yang bagus untuk memulai romantic dinner. Warna saladnya segar, king prawn-nya enak dan creamy dressing-nya tidak terlalu overpowering. 
Menu kedua saya adalah French Onion Soup. Menu ini punya tambahan parutan parmesan yang membuat rasa sup ini benar-benar menarik. Jujur saja kalau saya bukan penggemar Onion Soup, tetapi pengalaman makan menu ini mungkin akan membuat saya ‘membuka hati’ untuk onion soup. Saya suka dengan rasa manis dan keseimbangan bumbu yang digunakan. Parutan parmesan diatas toasted bread membuat ini menjadi kombinasi yang sempurna. Love it!
Untuk menu Tenderloin Steak, saya memesan medium dan saya mendapatkan perfect medium. Menu ini sebenarnya adalah tenderloin pan fried dalam creamy chopped mushroom sauce dengan sauteed potato dan kacang buncis. Porsi steak-nya pas dan rasanya memuaskan. Teman saya memesan Lamb Rack, dan saat saya cicipi, saya setuju kalau rasanya memang delicious habis. Grilled lamb-nya diolesi madu, ada taburan kacang almond, lalu disandingkan dengan mint sauce, mashed potato dan kacang buncis. Ini adalah menu recommended di Le Bistro. 
Sebagai penutup, saya mencicipi Sauteed Pears with Ice Cream. Awalnya saya tertarik mencobanya, karena menu yang sebelumnya saya makan rasanya juga enak. Namun sayangnya saya kecewa karena rasa dessert yang saya pesan mengecewakan. Rasa pear-nya masih mentah dan es krimnya mungkin dibeli di supermarket, bukan buatan sendiri.
Biarpun begitu, saya cukup menikmati tiap hidangan yang saya pesan, kecuali untuk dessert. I will come back again.
Beberapa waktu yang lalu, akhirnya saya berhasil datang ke Le Bistro, sebuah restoran Perancis yang ada di Gedung Jaya, tidak jauh dari Plaza Indonesia. Menurut saya, tempatnya cukup cantik. Karena ada momen Valentine Day, semuanya jadi serba pink dan bergambar hati. 
Suasana di restoran ini cukup romantis. Pelayanannya bagus dan mereka begitu ramah. Disini saya memesan Fresh Salad dengan king prawn yang dipadu dengan creamy dressing. Ini adalah awal yang bagus untuk memulai romantic dinner. Warna saladnya segar, king prawn-nya enak dan creamy dressing-nya tidak terlalu overpowering. 
Menu kedua saya adalah French Onion Soup. Menu ini punya tambahan parutan parmesan yang membuat rasa sup ini benar-benar menarik. Jujur saja kalau saya bukan penggemar Onion Soup, tetapi pengalaman makan menu ini mungkin akan membuat saya ‘membuka hati’ untuk onion soup. Saya suka dengan rasa manis dan keseimbangan bumbu yang digunakan. Parutan parmesan diatas toasted bread membuat ini menjadi kombinasi yang sempurna. Love it!
Untuk menu Tenderloin Steak, saya memesan medium dan saya mendapatkan perfect medium. Menu ini sebenarnya adalah tenderloin pan fried dalam creamy chopped mushroom sauce dengan sauteed potato dan kacang buncis. Porsi steak-nya pas dan rasanya memuaskan. Teman saya memesan Lamb Rack, dan saat saya cicipi, saya setuju kalau rasanya memang delicious habis. Grilled lamb-nya diolesi madu, ada taburan kacang almond, lalu disandingkan dengan mint sauce, mashed potato dan kacang buncis. Ini adalah menu recommended di Le Bistro. 
Sebagai penutup, saya mencicipi Sauteed Pears with Ice Cream. Awalnya saya tertarik mencobanya, karena menu yang sebelumnya saya makan rasanya juga enak. Namun sayangnya saya kecewa karena rasa dessert yang saya pesan mengecewakan. Rasa pear-nya masih mentah dan es krimnya mungkin dibeli di supermarket, bukan buatan sendiri.
Biarpun begitu, saya cukup menikmati tiap hidangan yang saya pesan, kecuali untuk dessert. I will come back again.
Beberapa waktu yang lalu, akhirnya saya berhasil datang ke Le Bistro, sebuah restoran Perancis yang ada di Gedung Jaya, tidak jauh dari Plaza Indonesia. Menurut saya, tempatnya cukup cantik. Karena ada momen Valentine Day, semuanya jadi serba pink dan bergambar hati. 
Suasana di restoran ini cukup romantis. Pelayanannya bagus dan mereka begitu ramah. Disini saya memesan Fresh Salad dengan king prawn yang dipadu dengan creamy dressing. Ini adalah awal yang bagus untuk memulai romantic dinner. Warna saladnya segar, king prawn-nya enak dan creamy dressing-nya tidak terlalu overpowering. 
Menu kedua saya adalah French Onion Soup. Menu ini punya tambahan parutan parmesan yang membuat rasa sup ini benar-benar menarik. Jujur saja kalau saya bukan penggemar Onion Soup, tetapi pengalaman makan menu ini mungkin akan membuat saya ‘membuka hati’ untuk onion soup. Saya suka dengan rasa manis dan keseimbangan bumbu yang digunakan. Parutan parmesan diatas toasted bread membuat ini menjadi kombinasi yang sempurna. Love it!
Untuk menu Tenderloin Steak, saya memesan medium dan saya mendapatkan perfect medium. Menu ini sebenarnya adalah tenderloin pan fried dalam creamy chopped mushroom sauce dengan sauteed potato dan kacang buncis. Porsi steak-nya pas dan rasanya memuaskan. Teman saya memesan Lamb Rack, dan saat saya cicipi, saya setuju kalau rasanya memang delicious habis. Grilled lamb-nya diolesi madu, ada taburan kacang almond, lalu disandingkan dengan mint sauce, mashed potato dan kacang buncis. Ini adalah menu recommended di Le Bistro. 
Sebagai penutup, saya mencicipi Sauteed Pears with Ice Cream. Awalnya saya tertarik mencobanya, karena menu yang sebelumnya saya makan rasanya juga enak. Namun sayangnya saya kecewa karena rasa dessert yang saya pesan mengecewakan. Rasa pear-nya masih mentah dan es krimnya mungkin dibeli di supermarket, bukan buatan sendiri.
Biarpun begitu, saya cukup menikmati tiap hidangan yang saya pesan, kecuali untuk dessert. I will come back again.

Featured in Journal

7 Masakan Perancis Paling Enak di Jakarta
Food For Fun
7 Masakan Perancis Paling Enak di Jakarta
8 Menu Dinner Populer Dari Seluruh Belahan Dunia
Blog
8 Menu Dinner Populer Dari Seluruh Belahan Dunia