Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App
Din Tai Fung - banner 0Din Tai Fung - banner 1Din Tai Fung - banner 2

Din Tai Fung

3.01 reviews
Chinese • World Trade Center 2 • Sudirman • 100K - 200K
CLOSED Open on Today 10:30 - 20:00
Opening Hours
Monday10:30 - 20:00
Tuesday10:30 - 20:00
Wednesday10:30 - 20:00
Thursday10:30 - 20:00
Friday10:30 - 20:00
SaturdayClosed
SundayClosed
Dismiss
CallBeen HereShare

Menu of Din Tai Fung

Din Tai Fung - menu 0
Din Tai Fung - menu 1
Din Tai Fung - menu 2
Din Tai Fung - menu 3
Din Tai Fung - menu 4

Photos of Din Tai Fung

Din Tai Fung photo World Trade Center 2  208374
Din Tai Fung photo World Trade Center 2  187282
Din Tai Fung photo World Trade Center 2  207208
Din Tai Fung photo World Trade Center 2  266539
Din Tai Fung photo World Trade Center 2  276538
World Trade Center 2, Lantai Lower Ground, Jl. Jenderal SudirmanShow In Google Maps >
Services
Book Online
Casual Dining
Take Away
Free Wifi
Halal

Reviews of Din Tai Fung

5
4
3
2
1
3.0
1 ratings
 - Clarein
Clarein
5 photos1 reviewMay 13, 2016
Biasa aja
Din tai fung itu sudah identik dengan restoran yang menyajikan masakan chinese level menengah keatas. Namun yang saya perhatikan setelah mencoba beberapa gerai din taifung itu adalah ketidakonsistenannya. Restoran din tai fung di mall2 yang terlihat 'mahal', menunya akan lebih beragam, lebih mahal, dan tentu lebih enak pula. Namun kalau di tempat2 biasa seperti perkantoran atau mall biasa, makanannya cenderung biasa dan tidak seenak biasanya menurut saya. Menu din tai fung di WTC 2 ini juga sedikit sekali dan tidak lengkap. Menurut saya karena letaknya di restoran, mungkin mereka lebih menyajikan makanan per-orangan seperti mie/nasi goreng. Makanan tengah nya sedikit sekali. Sayur paling ada 10 macem, ayamnya cuman 4 macem, sapi hanya 3-4 macam juga. Beberapa menu yang pernah saya coba: 1. Fried crispy chicken: Fried crispy chickennya not bad, tapi ga outstanding juga. Biasa saja. Rasanya gurih dan kulit luarnya juga crispy sekali, namun saya lebih mengharapkan fried chicken yang aging ayamnya lebih tebal. 2. Kung pao chicken: Kung pao chickennya lumayan banyak kacang medenya. Yang suka kacang ede pasti suka. Untuk rasanya cenderung agak terlalu asin menurut saya. Ayamnya juga sedikit terlalu keras. 3. Beef blackpepper: Yang ini hidangan biasa sekali rasanya, ya hanya beef dengan bumbu yang gurih/manisnya pas, mengunakan black pepper. Rasanya tidak outstanding dan sangat mudah dilupakan. 4. Brokoli jamur: Brokolinya segar2 dan hijau, masih 'crispy' juga. Rasanya pas asinnya, ada kuah kentalnya juga jadi tidak terlalu kering. Banyak potongan jamurnya juga. 5. Tahu Jamur: Tahu jamurnya enak. Potongannya standard seperti restoran chinese food lainnya. Tahu nya lembut dan kulit luarnya seperti seperti tahu yang digoreng setengah kering dan jadi 'basah' kena kuah. Enak namun lagi2 tidak sepsial rasanya dan dapat ditemui di restoran chinese food manapun. 6. Mango Ice: Nah ini dessertnya segar sekali. Hati2 tapi kalau pesan jangan kalap dulu karena ukurannya JUMBO. Saya pesan yang small aja bisa buat ber3. Jadi ini adalah shaved ice yang menggunakan syrup mango, potongan mango asli, dan ada 1 scoop ice cream pilihan diatasnya. Ice creamnya sepertinya menggunakan ice cream haagen dasz karena din tai fung disini ada menjual ice cream haagen dasz juga. Untuk es nya segar sekali dan enak. Namun sayang topping nya menurut saya kurang banyak jadi menjelang akhir, meski rasanya masih enak, namun kayak makan es serut pake gula/syrup saja. Untuk pelayanannya menurut saya biasa aja. Pelayannya terkadang kurang ramah senyum, kebersihannya juga masih dapat diperbaiki lagi, karena waktu itu tiba2 ada kecoa naek ke meja makan saya, sontak semua orang langsung jadi tidak nafsu makan. Untung saja saat itu memang sudah mau selesai makannya. Overall rasanya biasa aja, semua nya standard dan tidak ada yang spesial. Mungkin saya hanya akan kesini kalau terpaksa karena dikantor tidak banyak pilihan restoran.
Din tai fung itu sudah identik dengan restoran yang menyajikan masakan chinese level menengah keatas. Namun yang saya perhatikan setelah mencoba beberapa gerai din taifung itu adalah ketidakonsistenannya. Restoran din tai fung di mall2 yang terlihat 'mahal', menunya akan lebih beragam, lebih mahal, dan tentu lebih enak pula. Namun kalau di tempat2 biasa seperti perkantoran atau mall biasa, makanannya cenderung biasa dan tidak seenak biasanya menurut saya.

Menu din tai fung di WTC 2 ini juga sedikit sekali dan tidak lengkap. Menurut saya karena letaknya di restoran, mungkin mereka lebih menyajikan makanan per-orangan seperti mie/nasi goreng. Makanan tengah nya sedikit sekali. Sayur paling ada 10 macem, ayamnya cuman 4 macem, sapi hanya 3-4 macam juga.

Beberapa menu yang pernah saya coba:
1. Fried crispy chicken: Fried crispy chickennya not bad, tapi ga outstanding juga. Biasa saja. Rasanya gurih dan kulit luarnya juga crispy sekali, namun saya lebih mengharapkan fried chicken yang aging ayamnya lebih tebal. 

2. Kung pao chicken: Kung pao chickennya lumayan banyak kacang medenya. Yang suka kacang ede pasti suka. Untuk rasanya cenderung agak terlalu asin menurut saya. Ayamnya juga sedikit terlalu keras.

3. Beef blackpepper: Yang ini hidangan biasa sekali rasanya, ya hanya beef dengan bumbu yang gurih/manisnya pas, mengunakan black pepper. Rasanya tidak outstanding dan sangat mudah dilupakan.

4. Brokoli jamur: Brokolinya segar2 dan hijau, masih 'crispy' juga. Rasanya pas asinnya, ada kuah kentalnya juga jadi tidak terlalu kering. Banyak potongan jamurnya juga.

5. Tahu Jamur: Tahu jamurnya enak. Potongannya standard seperti restoran chinese food lainnya. Tahu nya lembut dan kulit luarnya seperti seperti tahu yang digoreng setengah kering dan jadi 'basah' kena kuah. Enak namun lagi2 tidak sepsial rasanya dan dapat ditemui di restoran chinese food manapun.

6. Mango Ice: Nah ini dessertnya segar sekali. Hati2 tapi kalau pesan jangan kalap dulu karena ukurannya JUMBO. Saya pesan yang small aja bisa buat ber3. Jadi ini adalah shaved ice yang menggunakan syrup mango, potongan mango asli, dan ada 1 scoop ice cream pilihan diatasnya. Ice creamnya sepertinya menggunakan ice cream haagen dasz karena din tai fung disini ada menjual ice cream haagen dasz juga. Untuk es nya segar sekali dan enak. Namun sayang topping nya menurut saya kurang banyak jadi menjelang akhir, meski rasanya masih enak, namun kayak makan es serut pake gula/syrup saja.

Untuk pelayanannya menurut saya biasa aja. Pelayannya terkadang kurang ramah senyum, kebersihannya juga masih dapat diperbaiki lagi, karena waktu itu tiba2 ada kecoa naek ke meja makan saya, sontak semua orang langsung jadi tidak nafsu makan. Untung saja saat itu memang sudah mau selesai makannya.

Overall rasanya biasa aja, semua nya standard dan tidak ada yang spesial. Mungkin saya hanya akan kesini kalau terpaksa karena dikantor tidak banyak pilihan restoran.
Din tai fung itu sudah identik dengan restoran yang menyajikan masakan chinese level menengah keatas. Namun yang saya perhatikan setelah mencoba beberapa gerai din taifung itu adalah ketidakonsistenannya. Restoran din tai fung di mall2 yang terlihat 'mahal', menunya akan lebih beragam, lebih mahal, dan tentu lebih enak pula. Namun kalau di tempat2 biasa seperti perkantoran atau mall biasa, makanannya cenderung biasa dan tidak seenak biasanya menurut saya.

Menu din tai fung di WTC 2 ini juga sedikit sekali dan tidak lengkap. Menurut saya karena letaknya di restoran, mungkin mereka lebih menyajikan makanan per-orangan seperti mie/nasi goreng. Makanan tengah nya sedikit sekali. Sayur paling ada 10 macem, ayamnya cuman 4 macem, sapi hanya 3-4 macam juga.

Beberapa menu yang pernah saya coba:
1. Fried crispy chicken: Fried crispy chickennya not bad, tapi ga outstanding juga. Biasa saja. Rasanya gurih dan kulit luarnya juga crispy sekali, namun saya lebih mengharapkan fried chicken yang aging ayamnya lebih tebal. 

2. Kung pao chicken: Kung pao chickennya lumayan banyak kacang medenya. Yang suka kacang ede pasti suka. Untuk rasanya cenderung agak terlalu asin menurut saya. Ayamnya juga sedikit terlalu keras.

3. Beef blackpepper: Yang ini hidangan biasa sekali rasanya, ya hanya beef dengan bumbu yang gurih/manisnya pas, mengunakan black pepper. Rasanya tidak outstanding dan sangat mudah dilupakan.

4. Brokoli jamur: Brokolinya segar2 dan hijau, masih 'crispy' juga. Rasanya pas asinnya, ada kuah kentalnya juga jadi tidak terlalu kering. Banyak potongan jamurnya juga.

5. Tahu Jamur: Tahu jamurnya enak. Potongannya standard seperti restoran chinese food lainnya. Tahu nya lembut dan kulit luarnya seperti seperti tahu yang digoreng setengah kering dan jadi 'basah' kena kuah. Enak namun lagi2 tidak sepsial rasanya dan dapat ditemui di restoran chinese food manapun.

6. Mango Ice: Nah ini dessertnya segar sekali. Hati2 tapi kalau pesan jangan kalap dulu karena ukurannya JUMBO. Saya pesan yang small aja bisa buat ber3. Jadi ini adalah shaved ice yang menggunakan syrup mango, potongan mango asli, dan ada 1 scoop ice cream pilihan diatasnya. Ice creamnya sepertinya menggunakan ice cream haagen dasz karena din tai fung disini ada menjual ice cream haagen dasz juga. Untuk es nya segar sekali dan enak. Namun sayang topping nya menurut saya kurang banyak jadi menjelang akhir, meski rasanya masih enak, namun kayak makan es serut pake gula/syrup saja.

Untuk pelayanannya menurut saya biasa aja. Pelayannya terkadang kurang ramah senyum, kebersihannya juga masih dapat diperbaiki lagi, karena waktu itu tiba2 ada kecoa naek ke meja makan saya, sontak semua orang langsung jadi tidak nafsu makan. Untung saja saat itu memang sudah mau selesai makannya.

Overall rasanya biasa aja, semua nya standard dan tidak ada yang spesial. Mungkin saya hanya akan kesini kalau terpaksa karena dikantor tidak banyak pilihan restoran.
Din tai fung itu sudah identik dengan restoran yang menyajikan masakan chinese level menengah keatas. Namun yang saya perhatikan setelah mencoba beberapa gerai din taifung itu adalah ketidakonsistenannya. Restoran din tai fung di mall2 yang terlihat 'mahal', menunya akan lebih beragam, lebih mahal, dan tentu lebih enak pula. Namun kalau di tempat2 biasa seperti perkantoran atau mall biasa, makanannya cenderung biasa dan tidak seenak biasanya menurut saya.

Menu din tai fung di WTC 2 ini juga sedikit sekali dan tidak lengkap. Menurut saya karena letaknya di restoran, mungkin mereka lebih menyajikan makanan per-orangan seperti mie/nasi goreng. Makanan tengah nya sedikit sekali. Sayur paling ada 10 macem, ayamnya cuman 4 macem, sapi hanya 3-4 macam juga.

Beberapa menu yang pernah saya coba:
1. Fried crispy chicken: Fried crispy chickennya not bad, tapi ga outstanding juga. Biasa saja. Rasanya gurih dan kulit luarnya juga crispy sekali, namun saya lebih mengharapkan fried chicken yang aging ayamnya lebih tebal. 

2. Kung pao chicken: Kung pao chickennya lumayan banyak kacang medenya. Yang suka kacang ede pasti suka. Untuk rasanya cenderung agak terlalu asin menurut saya. Ayamnya juga sedikit terlalu keras.

3. Beef blackpepper: Yang ini hidangan biasa sekali rasanya, ya hanya beef dengan bumbu yang gurih/manisnya pas, mengunakan black pepper. Rasanya tidak outstanding dan sangat mudah dilupakan.

4. Brokoli jamur: Brokolinya segar2 dan hijau, masih 'crispy' juga. Rasanya pas asinnya, ada kuah kentalnya juga jadi tidak terlalu kering. Banyak potongan jamurnya juga.

5. Tahu Jamur: Tahu jamurnya enak. Potongannya standard seperti restoran chinese food lainnya. Tahu nya lembut dan kulit luarnya seperti seperti tahu yang digoreng setengah kering dan jadi 'basah' kena kuah. Enak namun lagi2 tidak sepsial rasanya dan dapat ditemui di restoran chinese food manapun.

6. Mango Ice: Nah ini dessertnya segar sekali. Hati2 tapi kalau pesan jangan kalap dulu karena ukurannya JUMBO. Saya pesan yang small aja bisa buat ber3. Jadi ini adalah shaved ice yang menggunakan syrup mango, potongan mango asli, dan ada 1 scoop ice cream pilihan diatasnya. Ice creamnya sepertinya menggunakan ice cream haagen dasz karena din tai fung disini ada menjual ice cream haagen dasz juga. Untuk es nya segar sekali dan enak. Namun sayang topping nya menurut saya kurang banyak jadi menjelang akhir, meski rasanya masih enak, namun kayak makan es serut pake gula/syrup saja.

Untuk pelayanannya menurut saya biasa aja. Pelayannya terkadang kurang ramah senyum, kebersihannya juga masih dapat diperbaiki lagi, karena waktu itu tiba2 ada kecoa naek ke meja makan saya, sontak semua orang langsung jadi tidak nafsu makan. Untung saja saat itu memang sudah mau selesai makannya.

Overall rasanya biasa aja, semua nya standard dan tidak ada yang spesial. Mungkin saya hanya akan kesini kalau terpaksa karena dikantor tidak banyak pilihan restoran.
Din tai fung itu sudah identik dengan restoran yang menyajikan masakan chinese level menengah keatas. Namun yang saya perhatikan setelah mencoba beberapa gerai din taifung itu adalah ketidakonsistenannya. Restoran din tai fung di mall2 yang terlihat 'mahal', menunya akan lebih beragam, lebih mahal, dan tentu lebih enak pula. Namun kalau di tempat2 biasa seperti perkantoran atau mall biasa, makanannya cenderung biasa dan tidak seenak biasanya menurut saya.

Menu din tai fung di WTC 2 ini juga sedikit sekali dan tidak lengkap. Menurut saya karena letaknya di restoran, mungkin mereka lebih menyajikan makanan per-orangan seperti mie/nasi goreng. Makanan tengah nya sedikit sekali. Sayur paling ada 10 macem, ayamnya cuman 4 macem, sapi hanya 3-4 macam juga.

Beberapa menu yang pernah saya coba:
1. Fried crispy chicken: Fried crispy chickennya not bad, tapi ga outstanding juga. Biasa saja. Rasanya gurih dan kulit luarnya juga crispy sekali, namun saya lebih mengharapkan fried chicken yang aging ayamnya lebih tebal. 

2. Kung pao chicken: Kung pao chickennya lumayan banyak kacang medenya. Yang suka kacang ede pasti suka. Untuk rasanya cenderung agak terlalu asin menurut saya. Ayamnya juga sedikit terlalu keras.

3. Beef blackpepper: Yang ini hidangan biasa sekali rasanya, ya hanya beef dengan bumbu yang gurih/manisnya pas, mengunakan black pepper. Rasanya tidak outstanding dan sangat mudah dilupakan.

4. Brokoli jamur: Brokolinya segar2 dan hijau, masih 'crispy' juga. Rasanya pas asinnya, ada kuah kentalnya juga jadi tidak terlalu kering. Banyak potongan jamurnya juga.

5. Tahu Jamur: Tahu jamurnya enak. Potongannya standard seperti restoran chinese food lainnya. Tahu nya lembut dan kulit luarnya seperti seperti tahu yang digoreng setengah kering dan jadi 'basah' kena kuah. Enak namun lagi2 tidak sepsial rasanya dan dapat ditemui di restoran chinese food manapun.

6. Mango Ice: Nah ini dessertnya segar sekali. Hati2 tapi kalau pesan jangan kalap dulu karena ukurannya JUMBO. Saya pesan yang small aja bisa buat ber3. Jadi ini adalah shaved ice yang menggunakan syrup mango, potongan mango asli, dan ada 1 scoop ice cream pilihan diatasnya. Ice creamnya sepertinya menggunakan ice cream haagen dasz karena din tai fung disini ada menjual ice cream haagen dasz juga. Untuk es nya segar sekali dan enak. Namun sayang topping nya menurut saya kurang banyak jadi menjelang akhir, meski rasanya masih enak, namun kayak makan es serut pake gula/syrup saja.

Untuk pelayanannya menurut saya biasa aja. Pelayannya terkadang kurang ramah senyum, kebersihannya juga masih dapat diperbaiki lagi, karena waktu itu tiba2 ada kecoa naek ke meja makan saya, sontak semua orang langsung jadi tidak nafsu makan. Untung saja saat itu memang sudah mau selesai makannya.

Overall rasanya biasa aja, semua nya standard dan tidak ada yang spesial. Mungkin saya hanya akan kesini kalau terpaksa karena dikantor tidak banyak pilihan restoran.
Din tai fung itu sudah identik dengan restoran yang menyajikan masakan chinese level menengah keatas. Namun yang saya perhatikan setelah mencoba beberapa gerai din taifung itu adalah ketidakonsistenannya. Restoran din tai fung di mall2 yang terlihat 'mahal', menunya akan lebih beragam, lebih mahal, dan tentu lebih enak pula. Namun kalau di tempat2 biasa seperti perkantoran atau mall biasa, makanannya cenderung biasa dan tidak seenak biasanya menurut saya.

Menu din tai fung di WTC 2 ini juga sedikit sekali dan tidak lengkap. Menurut saya karena letaknya di restoran, mungkin mereka lebih menyajikan makanan per-orangan seperti mie/nasi goreng. Makanan tengah nya sedikit sekali. Sayur paling ada 10 macem, ayamnya cuman 4 macem, sapi hanya 3-4 macam juga.

Beberapa menu yang pernah saya coba:
1. Fried crispy chicken: Fried crispy chickennya not bad, tapi ga outstanding juga. Biasa saja. Rasanya gurih dan kulit luarnya juga crispy sekali, namun saya lebih mengharapkan fried chicken yang aging ayamnya lebih tebal. 

2. Kung pao chicken: Kung pao chickennya lumayan banyak kacang medenya. Yang suka kacang ede pasti suka. Untuk rasanya cenderung agak terlalu asin menurut saya. Ayamnya juga sedikit terlalu keras.

3. Beef blackpepper: Yang ini hidangan biasa sekali rasanya, ya hanya beef dengan bumbu yang gurih/manisnya pas, mengunakan black pepper. Rasanya tidak outstanding dan sangat mudah dilupakan.

4. Brokoli jamur: Brokolinya segar2 dan hijau, masih 'crispy' juga. Rasanya pas asinnya, ada kuah kentalnya juga jadi tidak terlalu kering. Banyak potongan jamurnya juga.

5. Tahu Jamur: Tahu jamurnya enak. Potongannya standard seperti restoran chinese food lainnya. Tahu nya lembut dan kulit luarnya seperti seperti tahu yang digoreng setengah kering dan jadi 'basah' kena kuah. Enak namun lagi2 tidak sepsial rasanya dan dapat ditemui di restoran chinese food manapun.

6. Mango Ice: Nah ini dessertnya segar sekali. Hati2 tapi kalau pesan jangan kalap dulu karena ukurannya JUMBO. Saya pesan yang small aja bisa buat ber3. Jadi ini adalah shaved ice yang menggunakan syrup mango, potongan mango asli, dan ada 1 scoop ice cream pilihan diatasnya. Ice creamnya sepertinya menggunakan ice cream haagen dasz karena din tai fung disini ada menjual ice cream haagen dasz juga. Untuk es nya segar sekali dan enak. Namun sayang topping nya menurut saya kurang banyak jadi menjelang akhir, meski rasanya masih enak, namun kayak makan es serut pake gula/syrup saja.

Untuk pelayanannya menurut saya biasa aja. Pelayannya terkadang kurang ramah senyum, kebersihannya juga masih dapat diperbaiki lagi, karena waktu itu tiba2 ada kecoa naek ke meja makan saya, sontak semua orang langsung jadi tidak nafsu makan. Untung saja saat itu memang sudah mau selesai makannya.

Overall rasanya biasa aja, semua nya standard dan tidak ada yang spesial. Mungkin saya hanya akan kesini kalau terpaksa karena dikantor tidak banyak pilihan restoran.
Din Tai Fung Official Account
Follow