Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Mengenal Bumbu Yang Biasa Ada di Meja Makan Restoran Jepang

SintyaSintya
Ragam Bumbu di Meja Makan Restoran Jepang dan Kegunaannya1
Mengenal Bumbu Yang Biasa Ada di Meja Makan Restoran Jepang
Pernah merasa bingung saat berkunjung ke restoran Jepang dan melihat aneka bumbu yang tersaji di mejanya? Biar lebih paham, yuk kenali ragam bumbu yang biasa menemani menu Jepang berikut ini! 

1. Acar Jahe/Gari

acar jahe2
Photo Source: 
Jahe jahe serut atau gari ini biasanya dimakan bersamaan atau setelah menyantap satu jenis sushi. Fungsi utamanya adalah sebagai pemulih selera atau menetralkan rasa di lidah sebelum seseorang siap untuk makan jenis sushi selanjutnya. 

2. Ichimi Togarashi atau Bubuk Cabai

Ichimi Togarashi atau Bubuk Cabai3
Photo Source:  Wayan Sidarta
Terbuat dari campuran cabai kering, wijen, dan aunori atau bubuk rumput laut, bumbu punya fungsi utama untuk menambahkan rasa pedas dalam masakan Jepang. Contohnya, sushi yang dicelupkan ke dalam shoyu (kecap asin) biasanya dicampur terlebih dulu denagn bubuk cabai. Jika dirasa masih kurang pedas, kamu bisa menambahkan wasabi ke dalamnya.

3. Shoyu

Shoyu4
Photo Source:  Miss Mochi's Adventures
Shoyu atau kecap asin memang selalu ada di meja makan restoran Jepang. Biasanya ini disantap bersama sushi atau ramen, juga menu-menu lainnya.

4. Wasabi

wasabi5
Photo Source:  Wired
Wasabi biasa disajikan untuk makan sushi. Bumbu ini berwarna hijau dan teksturnya seperti pasta, dengan aroma menyengat dan rasanya pedas. Sebagian orang menganggap rasanya agak aneh. Biasanya, wasabi ini akan dicampurkan ke dalam shoyu (kecap asin) dan ichimi togarashi, bahkan ada juga yang menyantapnya langsung tanpa dicampur shoyu. Tapi hati-hati ya, karena rasanya akan sangat menyengat sampai ke hidung bahkan bikin mata pedih jika kamu terlalu banyak mengonsumsinya.

5. Minyak Cabai

minyak cabai6
Photo Source:  sahabatalamindo.blogspot.com
Minyak cabai yang biasa dijumpai di restoran ramen ini biasanya dicampurkan ke dalam kaldu ramen untuk menambah sensasi pedas dan gurih. 

6. Bawang Putih

bawang putih7
Photo Source:  Blog Kura-Kura Guide
Jangan merasa bingung dulu kalau kamu menjumpai mangkuk berisikan bawang putih di meja makan restoran ramen ya, guys! Bawang putih ini disediakan untuk tamu yang memang menginginkan rasa dan aroma bawang putih yang lebih kuat di dalam ramennya. Tidak hanya bawang putihnya saja, biasanya mereka juga akan menyediakan garlic crusher atau pemecah bawang putih di meja makan. Caranya cukup mudah, kamu hanya tinggal memasukkan bawang putihnya kemudian tekan tuasnya. Dalam sekejap bawang putihnya pun akan hancur.