Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Alasan Di Balik Menu Porsi Kecil Yang Dijual Dengan Harga Mahal

SintyaSintya
Inilah Alasannya Kenapa Restoran Menyajikan Menu Makanan dalam Porsi Kecil dengan Harga Mahal1
Alasan Di Balik Menu Porsi Kecil Yang Dijual Dengan Harga Mahal
Kalian pasti sering menjumpai sejumlah restoran bintang lima yang menyajikan makanan dalam porsi kecil namun dibanderol dengan harga selangit. Ternyata itu bukan tanpa alasan, karena kadang bahan utamanya sendiri bisa sangat mahal dan sulit untuk didapatkan. Ingin tahu apa saja alasan lainnya? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Harga Bahan Makanan yang Cukup Mahal

Caviar2
Photo Source:  Alux.com
Mungkin inilah alasan paling umum kenapa kebanyakan restoran menyajikan menu makanannya dalam porsi kecil. Yup, apa lagi kalau bukan harga bahan makanannya yang cukup mahal karena kualitasnya yang tinggi  dan juga kadang sulit untuk didapatkan. Contohnya adalah caviar yang kita tahu harganya bisa mencapai Rp2 juta bahkan Rp 6 juta per 500 gram, tergantung pada jenis yang diinginkan. Ya, meskipun kita tidak mungkin makan caviar satu mangkuk, tetap saja harganya mahal. 

2. Small is Elegant

Small is Elegant3
Photo Source:  Lennardy
Tidak semua orang akan mengunjungi restoran mewah setiap saat, karena biasanya mereka hanya akan berkunjung dan makan mewah hanya saat ada perayaan atau acara tertentu seperti pertemuan bisnis, acara ulang tahun, atau makan malam romantis di mana pengunjung akan datang dalam balutan busana yang rapi dan indah. Nah, untuk mengurangi kemungkinan buruk yang tidak diinginkan, seperti kekenyangan, mulut penuh dengan makanan, baju kotor karena makanan, atau harus terburu-buru ke toilet karena ingin buang air besar akibat kekenyangan, maka restoran menyajikan makanan dalam porsi kecil. Selain itu, banyak juga yang beranggapan bahwa "small is elegant". Bagaimana kalau menurut kamu?

3. Desain dan Seni

roasted lobster and artichoke soup with black truffle4
Photo Source:  http://www.forbes.com/
Keindahan penampilan makanan juga menjadi alasan di balik sedikitnya porsi makanan yang disajikan oleh restoran mewah. Misalnya saja, ketika kamu pergi ke restoran dan memesan menu udang, maka siap-siap saja untuk menjumpai satu piring berukuran besar yang diisi hanya dengan satu atau dua ekor udang berukuran kecil di bagian tengah atau pinggir piring, lalu dihias dengan bahan lainnya dan dipercantik dengan tetesan saus di sekitarnya. Seperti menu Roasted Lobster and Artichoke Soup with Black Truffle seharga hampir Rp 7 juta untuk satu porsinya ini. Hmm, kira-kira kenyang tidak, ya?

4. Lokasi dan Kenyamanan Restoran

fancy restaurant5
Photo Source:  Eater Seattle
Tidak hanya bahan makanan, faktor lingkungan dan kenyamanan restoran juga bisa memengaruhi harga serta porsi makanan yang ada di restoran mewah, lho! Biasanya, restoran mewah memiliki tempat yang sangat nyaman di mana pengunjung bisa makan dengan cantik dalam suasana elegan ditemani dengan musik menenangkan. Sangat berbeda jika kita makan di warung kaki lima yang bising dan tempatnya yang kurang nyaman.

5. Menghindari Rasa Bosan

Spaghetti6
Photo Source:  DoubleTree - Hilton
Mau sefenomenal atau selegendaris apapun rasa suatu makanan, pasti kenikmatannya akan berkurang jika disajikan dalam porsi yang besar. Ini juga alasan kenapa restoran menyajikan makanan dalam porsi kecil. Seperti spaghetti misalnya. Restoran mewah paling hanya akan menyajikan spaghetti ini hanya sebanyak lima suapan saja. Hal ini ditujukan untuk menjaga kenikmatan menu itu sendiri mulai dari gigitan pertama hingga terakhir. Selain itu juga untuk menghindari rasa bosan penikmatnya yang bisa berujung pada makanan yang tidak habis.