Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining

Audrey AndiniAudrey Andini
Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining1
Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining
Bagi penikmatnya, sensasi rasa wine terasa spesial dan selalu dicari di tengah jamuan makan meski harganya cukup lumayan. Sebagai informasi, anggur tidak dibuat dengan anggur biasa, melainkan jenis anggur Vitis vinifera, yang memiliki kulit yang tebal, kecil, manis, dan mengandung biji. 
Wine yang dibuat dengan satu jenis anggur adalah single-variety wine atau varietal wine. Wine yang dibuat dengan beberapa anggur berbeda adalah blend wine. Biasanya wine diberi nama dari tempat asal mereka misalnya Bordeaux Blend adalah perpaduan antara beberapa buah anggur, termasuk Cabernet Sauvignon dan Merlot, dan berasal dari Bordeaux, Prancis. Untuk lebih lengkapnya, berikut deskripsi singkat mengenai beberapa jenis umum wine.

Cabernet Sauvignon (Cab-er-nay Saw-vin-yawn)

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining2
Photo Source:  comfortwinery
Cabernet Sauvignon memiliki rasa black cherry, black currant, baking spices dan cedar dari barrel oaknya. Wine ini merupakan wine dengan jenis full-bodied wine. Full-bodied wine biasanya memiliki tannin yang lebih banyak, tingkat alkohol lebih tinggi, dan memiliki rasa buah gelap seperti black currant. Wine ini merupakan salah satu wine paling popular dan cocok dipadukan dengan beef, lamb, smoked meat, dan aged-cheese atau hard-cheese.

Syrah (Sear-ah)

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining3
Photo Source:  Wikipedia
Syrah memiliki rasa blueberry, plum, tobacco, meat, black pepper, dan violet. Wine ini merupakan wine dengan jenis full-bodied wine. Syrah biasanya ditanam di Rhône Valley di Prancis dan Australia. Wine ini memiliki rasa buah yang intens. Biasanya wine ini dicampur dengan Grenache dan Mourvèdre untuk membuat red Rhône blend. Cocok dipadukan dengan sajian lamb, beef, smoke meat, dan hard cheese seperti Manchego. 

Zinfandel (Zin-fan-dell)

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining4
Photo Source:  totalwine
Zinfandel memiliki beragam rasa buah eksotis dari stone (nectarine), red (raspberry, sour cherry), blue (plum, blueberry), spice, dan tobako manis. Wine ini merupakan wine dengan jenis medium-bodied sampai full-bodied. Medium-bodied wine biasanya paling food-friendly. Berasal dari Kroasia, wine ini cocok dinikmati dengan ayam, pork, cured meat, lamb, beef, barbecue, hidangan Italia, Amerika, China, Thailand, India, dan firm cheese seperti Manchego.

Pinot Noir (Pee-no Nwar)

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining5
Photo Source:  Melomi
Pinot Noir memiliki rasa cherry, cranberry, rose, biasanya juga ada note beet, rhubarb, atau mushroom. Wine ini merupakan red wine dengan light-bodied wine dengan tingkat keasaman tinggi dan warnanya tanning dan beraroma sangat lembut. Wine yang biasanya ditanam di Prancis ini cocok dipadukan dengan ayam, pork, veal, bebek, cured meat, cream sauce, soft cheese, nutty medium-firm cheese seperti Gruyère. 

Chardonnay (Shar-dun-nay)

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining6
Photo Source:  Betches
Chardonnay memiliki rasa citrus kuning, pear, apel, nanas, pisang, cinnamon, butterscotch, dan oak dari barrel-nya. Wine ini merupakan medium-bodied sampai full-bodied white wine. Apabila masa oak-aged, wine ini akan memiliki cita rasa spicy bourbon-y note. Cocok dipadukan dengan lobster, kepiting, ayam, pork, mushroom, soft cheese seperti bree dan medium-firm cheese seperti Gruyère. 

Sauvignon Blanc (Saw-vin-yawn Blonk)

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining7
Photo Source:  Betches
Sauvignon Blanc memiliki rasa asam citrus dengan honeydew, melon, passion fruit, dan kiwi. Wine ini merupakan medium-bodied white wine biasanya di tanam di Prancis. Sauvignon Blanc adalah parent grape  dari Cabernet Sauvignon. Cocok dipair dengan ikan, ayam, pork, veal, hidangan Meksiko, Vietnam, Prancis, dan nutty cheese.

Pinot Gris (Pee-no Gree) a.k.a Pinot Grigio

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining8
Photo Source:  Balewines
Pinot Gris memiliki rasa citrus seperti lime water dan orange jest, juga pear sauce dengan note floral. Wine merupakan light-bodied wine yang dibuat dengan light-bodied anggur putih yang biasa ditanam di Italia juga di Prancis dan Jerman. Biasanya juga terasa sedikit rasa pahit seperti bitter almond dan quinine. Cocok sekali dipadukan dengan salad, poached fish, dan light sampai mild cheese.

Riesling (Reese-ling)

Wine 101: Jenis Wine Wajib Tahu Biar Pede Saat Fine Dining9
Photo Source:  Totalwine
Riesling memiliki rasa citrus seperti kefir lime dan jus lemon dan juga white peache dan nectarine. Biasanya juga terasa floral dan elemen herbal yang manis. Wine ini miliki kadar acid yang tinggi. Biasanya terasa manis dan asam atau dry (sangat asam). Cocok dinikmati dengan ayam, pork, turki, hidangan India, Thailand, Vietnam, Moroco, Jerman, dan juga fondue.