Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Pusing Karena Si Kecil Nggak Suka Sayur? Ini 5 Cara Mengakalinya!

PitacilyPitacily
5 Tips Membuat Anak Menjadi Suka Makan Sayur-Sayuran1
id.pinterest.com
Buat mama-mama baru, membujuk anak untuk menyukai sayur-sayuran kadang jadi hal yang memusingkan. Untuk mengatasinya, coba lima tips ala Qraved yang akan membantu kamu membuat anak menjadi suka makan sayur.

Modifikasi Sayuran Dengan Bentuk Lucu

2
Photo Source:  www.washingtonpost.com
Salah satu alasan mengapa anak tidak menyukai sayur-sayuran karena mereka merasa bentuk dari sayur-sayuran tidak menarik. Mungkin ini adalah cara yang paling umum dan mudah. Saat menyajikan makanan untuk anak, usahakan untuk mendekor piring mereka seunik mungkin. Lebih seru lagi apabila memang si anak menyukai satu hewan spesifik, misalkan ikan. Kamu bisa membuat bentuk ikan pada piring mereka dari menu sandwich dan sayur-sayuran. Melihat tampilan sayur-sayuran berubah menjadi bentuk yang mereka sukai, secara tidak langsung akan menggugah nafsu makan mereka.

Anak Cenderung Meniru Orang Lain

Sudah banyak yang mengatakan bahwa anak cenderung meniru apa yang dilakukan orang lain terutama orang tuanya. Sebagai mama atau papanya, biasakan untuk mengonsumsi sayur-sayuran di dekat mereka dengan ekpresi yang menyenangkan. Dengan begitu, secara perlahan anak akan mencontoh kebiasaan tersebut. Jika mereka memiliki kakak kandung yang lebih dewasa atau sepupu yang seumuran, kamu bisa juga meminta mereka untuk menerapkan cara ini. 

Jangan Jadi 'Food Police'

3
Photo Source:  www.maids.com
Memaksa mereka untuk mengonsumsi sayur-sayuran hanya akan membuat mereka akan semakin menjauhinya. Pendekatan yang tepat adalah dengan tidak memaksa mereka. Coba dengan mulai menyimpan berbagai sayur-sayuran di kulkas atau area makan dan mengurangi berbagai makanan, seperti junk food atau makanan manis yang akan membuat mereka lebih memilih makanan itu dibandingkan sayur-sayuran. Usahakan jangan mengundang mereka untuk mengkonsumsi junk food karena selain berbahaya bagi tubuh, mereka juga bisa ketagihan.

Ajarkan Mereka Perlahan-lahan

Mungkin sebagian anak-anak tidak bisa secara cepat menyerap informasi yang disampaikan. Tapi jangan menyerah dan teruslah untuk memberikan edukasi sejak dini mengenai betapa sehatnya sayur-sayuran bagi kesehatan. Jangan sampai kamu salah memberikan informasi yang berupa mitos-mitos mengenai sayur. Kamu bisa juga mencoba cara seperti meyakinkan mereka dengan bertanya apa yang mereka rasakan setelah makan buah pisang, apakah lebih bersemangat? Biasanya mereka akan 'latah' dan terpengaruh dengan apa yang kamu bicarakan. Walaupun memang faktanya, pisang adalah salah satu buah yang bisa meningkatkan energi seseorang.

Ajak Mereka Untuk 'Turun Tangan'

Jika kamu memiliki kebun kecil di belakang rumah, ajak si kecil untuk "turun tangan" dengan menaman beberapa jenis sayuran, seperti wortel atau bayam. Biarkan mereka mengetahui bagaimana proses memetik wortel dari kebun belakang rumah, membersihkannya, sampai proses memasak dan siap untuk dikonsumsi. Dengan begitu, kamu sudah membangun hubungan yang baik antara anak dengan sayuran yang akan mereka konsumsi.
Selamat mencobanya, Qravers! Semoga si kecil dapat bersahabat dengan sayur-sayuran.
4
Photo Source:  www.eatthis.com