Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Mengulik Tradisi Sajian Gingerbread Cookies dan Eggnog di Perayaan Natal

PitacilyPitacily
Gingerbread Cookies dan Eggnog1
Mengulik Tradisi Sajian Gingerbread Cookies dan Eggnog di Perayaan Natal
Pernah terpikirkan kan mengapa gingerbread cookies atau eggnog menjadi dua hidangan yang selalu hadir saat Natal tiba? Gingerbread cookies yang pada umumnya dibentuk a la snowman seringkali disantap dengan eggnog, yang merupakan minuman berwarna putih yang dibuat dari dari kuning telur kocok. Daripada penasaran, Qraved mencoba ulas cerita di balik tradisi santapan gingerbread cookies dan eggnog saat perayaan Natal. 
Gingerbread Cookies dan Eggnog2
Photo Source:  foodnetwork
Sejarah hadirnya kue jahe kering ternyata berawal dari peran biksu Gremory Armenia Nikopolis pada tahun 992 yang membawanya ke daratan Eropa saat ia memilih tinggal di Bandaroy, Prancis. Selama tinggal di sana ia mengajarkan sebagian orang untuk membuat gingerbread. Berlanjut pada abad ke-13, resep pembuatan gingerbread diteruskan oleh seorang imigran Jerman yang membawanya ke Swedia. Sejarah pun mencatat kisah biarawati Swedia yang sengaja membuat gingerbread cookies untuk mengatasi masalah kesehatan. Seratus tahun kemudian, kue ini menjadi populer di Inggris dan selalu disajikan sebagai tanda selamat datang.
Seiring berjalannya waktu, memanggang gingerbread cookies menjadi suatu kebiasaan. Bentuk dari kue jahe ini pun sudah mulai bervariasi. Bermula hanya berbentuk snowman, saat ini gingerbread cookies banyak ditemukan berbentuk menyerupai pohon Natal, sinterklas, atau sebuah rumah yang sekarang dikenal dengan sebutan gingerbread house.
Sebenarnya, tidak ada alasan kuat mengapa gingerbread menjadi salah satu hidangan yang disajikan saat hari Natal tiba. Ada yang bilang, kandungan jahe dalam gingerbread cookies dipercaya bisa menghangatkan suhu tubuh saat musim dingin, di mana hari Natal di sejumah negara ditandai dengan turunnya salju. Sejak itu lah, gingerbread tidak pernah absen saat hari Natal tiba. 
Gingerbread Cookies dan Eggnog3
Photo Source:  tumblr
Lain cerita dengan eggnog. Resep pembuatan minuman ini ternyata dibawa ke Amerika Utara oleh imigran dari Eropa pada abad ke-17. Di masa tersebut, eggnog dijadikan minuman untuk bersulang demi kesehatan peminumnya. 
Eggnog atau lait de poule dalam bahasa Prancis adalah minuman yang terbuat dari kuning telur yang dikocok dan diberi gula, air, dan susu. Sebagai pemanis, eggnog sering ditambahkaan vanili, bubuk biji pala, atau kayu manis. Eggnog pun sering dicampur dengan minuman beralkohol seperti rum, brendi, atau wiski yang membuat tubuh menjadi hangat saat meminumnya. Dan itu sebab yang membuat masyarakat Barat, menjadikan eggnog sebagai minuman perayaan musim dingin, baik untuk Natal maupun tahun baru.
Kata eggnog sendiri berasal dari gabungan kata 'egg' yang memiliki arti telur dan 'grog' yang berarti rum karena di Amerika Serikat, rum menjadi minuman yang banyak dikonsumsi dan memiliki sebutan lain yaitu, grog. Itu juga yang jadi awal hadirnya minuman eggnog yang terbuat dari telur dengan rum. Walaupun begitu, jika kamu mengartikan eggnog di dalam kamus, maka secara harafiah eggnog memiliki arti 'telur di dalam mangkuk kecil.'
Gingerbread Cookies dan Eggnog4
Photo Source:  arrayostyle
Begitulah sedikit cerita mengenai gingerbread cookies, eggnog dalam perayaan Natal yang tinggal menghitung hari. Buat kamu yang merayakan, yuk, mulai siapkan segala ornamen Natal dan dua sajian di atas untuk membuat perayaan natalmu tahun ini menjadi salah satu hari yang tidak terlupakan bersama orang-orang kesayangan.
Gingerbread Cookies dan Eggnog5
Photo Source:  christmasflow.anondns.net