Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki

Sigit PrasetyoSigit Prasetyo
Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki1
Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki
Foto dan makanan. Kini keduanya telah berubah menjadi sebuah kebutuhan primer seseorang. Pasalnya, dengan foto dan makanan, atau bahkan memotret makanan, orang akan bisa mencapai eksistensi yang paling hakiki. Karenanya tak heran juga, kalo memotret makanan, kini tak hanya menjadi pekerjaan foodphotografer, semata. Tapi sudah menjadi pekerjaan dan bahkan rutinitas setiap orang. Dan tak mengherankan juga, kalo jumlah foto makanan bisa menyaingi jumlah foto selfie di media sosial. Untuk itu semua, Qraved kali ini mau bagi-bagi tips buat kamu yang pengen jadi foodblogger, foodphotografer, ataupun buat kamu yang pengen menuhin akun Instagram-mu dengan foto makanan. Memotret makanan itu tak cukup sulit, sebenarnya. Tak melulu harus dengan device yang bagus untuk mendapatkan foto yang bagus. Dengan ponsel-pun bisa. Toh, hari ini ponsel-ponsel yang beredar di pasaran juga sudah dilengkapi dengan kamera yang mumpuni. Kamu hanya perlu memperhatikan beberapa faktor di bawah ini sebelum merekam gambar makanan.  

1. Tatalah Makanan Terlebih Dahulu

Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki2
Photo Source: 
Tatalah dulu makanan yang hendak kamu foto. Berapapun mahal harganya makanan yang hendak kamu foto, kalo tak tertata rapi dan terkesan berantakan, pasti hasil fotonya juga akan menjadi jelek. Perhatikan juga komposisi, bentuk, dan juga warna makanan tersebut. Jangan sampai ada yang tumpang tindih dan terlihat tak beraturan. Ya, minimal dibuat seindah mungkin dan enak dipandang mata sebelum dijepret.

2. Cahaya yang Cukup

Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki3
Photo Source: 
Yang kedua adalah cahaya. Dalam memotret makanan, usahakan dan carilah pencahaya yang cukup. Karena, banyaknya cahaya akan sangat berpengaruh pada kualitas gambar yang akan kamu tangkap dengan lensa kamera. Dan yang perlu dicatat adalah, meskipun cahaya pada restoran terbilang minim, tusahakan jangan pernah menggunakan tambahan lampu flash saat memotret makanan. Karena akan membuat cahaya pada foto makanan yang kamu ambil akan terlalu keras.

3. Cari Angel Terbaik

Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki4
Photo Source: 
Kalo makanan sudah ditata dan cahaya sudah dirasa cukup, selanjutnya kamu harus bisa nyari angel yang tepat untuk makananmu. Kamu harus bisa ngedapetin sudut pengambilan gambar yang unik, pas, dan bisa menonjolkan point yang pengen kamu angkat dari makanan tersebut. Misalnya aja gini, ada sebuah nasi goreng daging dan juga cap cay yang pengen kamu potret. Kamu ga bisa perlakuin kedua makanan itu dengan perlakuan yang sama. Karena, nasi goreng mungkin akan lebih bagus jika diambil dari sisi samping dan lebih menonjolkan topping dagingnya yang berlimpah. Sedangkan cap cay, dengan sayurannya yang segar dan berwarna akan lebih bagus jika diambil dari atas, agar lebih sedap dipandang mata karena berwarna-warni. 

4. Mencari Warna

Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki5
Photo Source: 
Warna juga jadi penting saat memotret makanan ataupun minuman. Karena dengan warna-warna cerah yang dapat menarik perhatian, akan membuat orang jadi mudah tertarik dan juga memperhatikan foto makanan tersebut.

6. Beri Sedikit Perhatian untuk Background

Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki6
Photo Source: 
Background juga punya peran penting dalam fotografi makanan. Pasalnya, background akan membantu hasil foto kamu. Agak sedikit tricky memang kalo ngomongin background. Soalnya background ga boleh terlalu ramai juga, soalnya nanti bisa mengacaukan fokus objek foto. Orang bisa-bisa lebih fokus memperhatikan background ketimbang objek makanannya sendiri. Tapi, background ga boleh terlalu sepi juga, nanti foto makanan akan terkesan aneh.

7. Rule of Third

Memotret Makanan dengan Ponsel: Sebuah Jalan Menuju Eksistensi yang Hakiki7
Photo Source: 
Yang kemudian haris diberi perhatian lebih dalam memotret makanan adalah komposisinya. Dalam dunia fotografi kita mengenal istilah Rules of Third.  Aturan inilah yang kemudian menjadi pondasi kesimbangan elemen foto secara keseluruhan agar foto lebih enak dilihat. Artinya, dalam memotret makanan kamu harus terus mengeksplorasi komposisi yang seperti apa yang bisa membuat makanan lebih enak dilihat. Entah menempatkan objek di tengah-tengah, di pinggir kanan, atau malah di pinggir kiri.
"Ya, minimal, 7 faktor itulah yang harus diperhatikan saat hendak memotret makanan," begitu tutur Arnold Steven, fotografer Qraved yang sudah bertahun-tahun bergelut dengan dunia fotografi makanan.