Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Kira-kira ke Mana Perginya 7 Makanan Ini?

Chandra WijayaChandra Wijaya
Kira-kira ke Mana Perginya 7 Makanan Ini?1
http://cobacoba-isna.blogspot.co.id
Tak cuma dinosaurus atau manusia purba yang bisa punah, ternyata makanan pun bisa! Jika mengingat masa-masa dulu, makanan yang kita santap sebenarnya jauh berbeda dari yang biasa kita konsumsi saat ini. Beberapa makanan ada yang mulai jarang terlihat karena tergeser dengan perkembangan zaman yang membawa menu-menu baru. Mau tahu makanan tradisional apa yang sudah sulit kita temui , apalagi di ibu kota? Lihat ulasannya. Dan ingat, saat sekalinya ketemu, jangan lupa untuk diburu, hitung-hitung sembari nostalgia!

Clorot

Clorot2
Photo Source:  @ririsatriatamatours
Saat kecil dulu, kamu bisa dengan mudahnya menemukan kue ini, baik dijual di pasar ataupun pedagang keliling sekalipun. Makanan khas Purworejo ini juga memiliki cara makan yang unik, yaitu dengan membuka terlebih dahulu bungkus daun janur dari atas, lalu tekan bagian bawah hingga ujung kue keluar. Setelah makan, beragam kenangan zaman dulu langsung terlintas di pikiranmu, bersiap-siaplah!

Kembang Tahu

Kembang Tahu3
Photo Source:  @tariishere
Dulu, saat sore hari, pedagang ini sangat mudah ditemukan. Hanya perlu menunggu depan rumah dan tak lama kamu akan menemukannya. Banyak yang menyebutnya kembang tahu atau juga wedang tahu. Aroma kuah panas yang menyeruak ke hidung menjadi ciri khas dari makanan ini, rasanya juga mampu menghangatkan badan.

Kembang Goyang

Kembang Goyang4
Photo Source:  @rikaastuti15
Wah, ke mana perginya kembang goyang? Saking sulit ditemukannya, ternyata tidak semua orang keturunan Betawi juga pernah mencicipi kue satu ini. Rasanya yang manis dan tekstur renyah membuat gigitan jadi nikmat. Bahkan, bisa saja satu toples tak terasa habis dimakan.

Kuping Gajah

Kuping Gajah5
Photo Source:  gudeg.net
Ingat dengan ini? Yup, kucing gajah namanya! Makanan kecil berbentuk bulat dengan lingkaran hitam-putih ini bisa dibilang sebagai sang legenda. Namun sayangnya makanan ini sudah sulit ditemukan. Tapi bukan berarti tidak bisa ditemukan. Di beberapa daerah, banyak keluarga yang menyediakan menu ini sebagai suguhan buat tamunya. Oh iya, karena tren makanan di 2017 diramalkan akan berwarna hitam, kenapa tidak jadikan kuping gajah ini sebagai santapanmu? 

Nasi Jaha

mariscaoct0851116
Photo Source:  @mariscaoct085111
Biarpun makanan khas Sulawesi, tapi jajanan ini banyak ditemukan di Jakarta dulu. Entah bagaimana ceritanya, nasi jaha ini sungguh enak disantap untuk cemilan sore hari ataupun sarapan. Selain itu aromanya juga begitu sedap berkat perendaman dari santan kelapa hingga mengendap. Nyam!

Kue Cucur

Kue Cucur7
Photo Source:  @arfa.food
Kue cucur juga masuk dalam daftar menu yang mulai jarang ditemui. Jajanan favorit anak sekolah ini terbuat dari tepung beras dan diisi dengan gula merah pada bagian tengah kue. Supaya makin nikmat lagi, disandingkan pula dengan teh manis hangat kala sore hari. Juara! 

Kue Tok/Kue Ku/Kue Ang Ku

Kue Tok, Kue Ku, Kue Ang Ku8
Photo Source:  Detik Food
Jangan heran, memang banyak nama yang digunakan untuk kue ini. Sebanyak itu, tapi kemana ya kira-kira perginya kue ini? Mungkin kamu harus rela datang ke pasar saat pagi hari untuk mendapatkan kue yang sudah langka ini. Sedikit membahas asal muasal kue ini untuk membangkitkan rasa rindumu, kue ini dikatakan berasal dari Tiongkok dengan nama Ang Ku Kueh yang berarti merah dari kata Ang. Yang jelas, orang Barat menyebut kue ini dengan nama red tortoise cake.