Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Filosofi Unik di Balik Kenyalnya Kue Keranjang

Chandra WijayaChandra Wijaya
Filosofi Unik di Balik Kenyalnya Kue Keranjang1
@biteandmunch
Kemeriahan Imlek atau Tahun Baru Cina yang selalu ditunggu-tunggu kaum Tionghoa pasti tidak terlepas dari beragam sajian makanan khasnya. Salah satunya adalah sajian kue keranjang atau yang akrab disebut dodol Cina. Kudapan manis ini juga biasa disajikan di atas altar sembahyang sebagai persembahan. Dan yang perlu kamu tahu, tradisi penyajian kue keranjang ini punya sejarah yang menarik ! Yuk, simak ulasan Qraved berikut!      
Dalam bahasa Mandarin, kue keranjang disebut dengan "Nian Gao". Sementara dalam dialek Hokkien disebut Ti Kwe. Dan kenapa sekarang banyak yang menyebutnya sebagai kue keranjang, itu ternyata karena dalam proses pembuatannya  wadah cetakan kue tersebut bentuknya keranjang. Masyarakat Tionghoa pun selalu memegang tradisi untuk menyediakan kue tersebut sebagai sajian upacara persembahan kepada leluhur saat tujuh hari menjelang Tahun Baru Imlek dan juga malam menjelang Tahun Baru Imlek. Tidak selesai sampai di situ, kue keranjang juga masih akan disajikan hingga malam ke-15 setelah Tahun Baru Imlek.
Kue Keranjang2
Photo Source:  @biteandmunch
Bentuknya yang bulat dan padat ternyata punya filosofi sejarah tersendiri. Konon, bentuk tersebut melambangkan harapan bagi keluarga untuk dapat selalu solid, bersatu, dan tetap rukun. Harapan itu juga dibawa ke dalam doa agar dapat menjalani tahun yang baru yang lebih baik. Tidak hanya itu, tekstur kue yang lengket juga dijadikan simbol sebagai harapan agar hubungan di dalam keluarga semakin lengket dan akrab. 
Kue Keranjang3
Photo Source:  SKM UGM Bulaksumur
Selain bentuk dan teksturnya, proses pembuatan kue keranjang yang membutuhkan waktu lama (sekitar 11 hingga 12 jam) juga menyiratkan  pesan untuk meningkatkan kesabaran, keteguhan hati, serta cita-cita dalam hidup.
Imlek4
Photo Source:  Baihaqi Zhai
Melihat bahasan di atas, kamu jadi lebih tahu, kan, kalau di balik bentuknya yang tampak sederhana, kue keranjang ini punya filosofi yang sangat luar biasa. Lalu, apa saja yang sudah kamu persiapkan untuk menyambut Imlek?