Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Nasi Bisa Bikin Gemuk? Mitos atau Fakta?

Ganesha WandaGanesha Wanda
Mitos ttg nasi putih1
Qraved
Hampir semua orang Indonesia bakal merasa kelimpungan kalau sehari nggak makan nasi. Bahkan menurut Studi Diet Total 2014 yang dilakukan di DKI Jakarta menunjukkan bahwa hampir semua (98%) penduduk DKI Jakarta makan nasi setiap hari dengan konsumsi per harinya sebesar 173,3 gram per orang. Yang bikin tanda tanya, banyak bermunculan anggapan bahwa nasilah penyebab badan gemuk dan diabetes. Hmm, kira-kira bener nggak ya? Simak 4 mitos mengenai nasi berikut yang sebelumnya dilansir oleh hellosehat.com. Dan biar nggak ketinggalan tips-tips makanan sehat lainnya, nih download aja Qraved App di sini!

Nasi bikin gemuk

2
Photo Source:  alhitary
Banyaknya anggapan yang mengatakan bahwa mengonsumsi nasi dapat menyebabkan gendut ternyata tak sepenuhnya benar lho. Nasi merupakan karbohidrat yang sama saja seperti roti, mie, dan pasta. Dan yang menyebabkan tubuh menjadi gemuk bukan nasi, namun porsi nasi yang dikonsumsi. Belum lagi, makanan lainnya yang dikonsumsi bersamaan dengan nasi. Jadi, jika kamu sedang diet kamu tidak perlu menghindari nasi, hanya saja mengatur jumlah porsi dan kalori pada nasi yang kamu konsumsi. 

Nasi mengandung banyak gula

3
Photo Source:  theonlinecitizen
Nasi memang merupakan makanan yang mengandung gula tinggi, di mana sangat berpengaruh terhadap kenaikan kadar gula darah. Tapi, nggak semua jenis nasi punya kandungan gula tinggi. Sebagai pilihan, kamu bisa memilih nasi merah yang mengandung lebih banyak serat serta lebih rendah gula dibandingkan nasi putih. Itu sebabnya nasi merah lebih disarankan untuk di konsumsi, terutama bagi penderita diabetes.

Nasi bikin diabetes

4
Photo Source:  atmoment
Nasi bukanlah satu-satunya faktor penyebab diabetes. Namun, kebiasaan mengonsumsi nasi yang berlebihan turut mendukung berkembangnya penyakit diabetes. Penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health, menunjukkan bahwa semakin banyak porsi nasi putih yang dimakan setiap hari, maka semakin besar peluang seseorang untuk terjangkit penyakit diabetes. Bukan berarti kamu nggak boleh makan nasi ya, hanya saja perhatikan porsinya. 

Nasi tidak mengandung nutrisi penting

5
Photo Source:  simplyrecipes
Kalau mendengar nasi pasti langsung teringat sebagai sumber karbohidrat. Tapi, tahukah kamu kalau nasi ternyata nggak cuma sumber karbohidrat aja lho. Nasi juga mengandung serat, protein, selenium, zink, dan magnesium yang dibutuhkan tubuh. Jadi, jangan langsung antipati makan nasi guys! Namun, kebiasaan mengonsumsi nasi yang buruk atau tidak terkontrol menjadikan nasi sebagai salah satu penyebab masalah kesehatan, seperti gemuk maupun diabetes.