Qraved
Open in the Qraved app
OPEN
No. 1 Food App for Indonesia
Follow us
Log in to Qraved to connect with people who love food.

Follow Us

For fresh content everyday

Dining out? You can ask us for recommendations!

Click to chat+6221 292 23070Operational Hours: 11AM-2PM
Download The App

Cara Mengurangi Bahaya Mie Instant

Sigit PrasetyoSigit Prasetyo
Cara Mengurangi Bahaya Mie Instant1
Cara Mengurangi Bahaya Mie Instant
Salah satu hal yang paling berat dalam hidup adalah mencoba menahan godaan aroma mie instant.

Ya, sebagai manusia normal, kita acap kali ga kuat buat nahan godaan mie instant. Apalagi kalo kita udah nyium aroma semerbak mie instant yang khas itu. Pokoknya bawaannya pengen ikutan makan mie juga.

Namun, meski rasanya enak dan aromanya susah ditolak, tapi mie instant tetaplah mie instant. Salah satu makanan favorit orang Indonesia itu punya banyak kandungan bahan kimia dan juga bahan pengawet yang jelas-jelas ga bagus buat tubuh.

Nah, yang sering jadi masalah adalah, kita seringa kali mengacuhkan semua zat kimia yang ada dalam mie instant karena kita emang udah ga tahan sama godaannya. Dan untuk menjawab permasalahan tersebut, Qraved mau coba bantu kamu buat ngakalin --atau bisa dibilang-- mengurangi bahaya mie instant.

1. Memberi Jeda

2
Photo Source:  source
Seperti halnya kata, yang bisa bermakna jika ada jedanya, pun begitu mie instant.

Kita harus sering-sering menjaga jeda memakan mie instant. Artinya begini, kamu harus membuat perjanjian dengan diri sendiri, berapa jeda waktu kamu memberi tolelir tubuh untuk mendapat asupan mie instant. Misalnya, 3 hari sekali atau seminggu sekali, atau bahkan sebulan sekali.

Karena, dengan memakan mie instant dengan terpola kita bisa mengurangi masuknya zat lilin yang terkandung dalam mie instant masuk ke dalam tubuh kita. Dengan demikian kita bisa mengurangi prosentase sembelit.

2. Memasak Mie dengan Benar

3
Photo Source:  bisnis.liputan6.com
Sebenarnya tak ada aturan baku juga dalam memasak mie instant. Tinggal masukkan ke dalam air panas, tambah ini, tambah itu, terus jadi deh.

Tapi alangkah baiknya kalo kamu tidak menyantap air bekas rebusan mie tersebut. Karena air rebusan mie instant itu mengandung zat lilin yang ga bagus bagi tubuh. Jadi, kalo mau makan mie kuah, mending pakai air matang yang baru, jangan air rebusan mie.

3. Tambahkan Telur dan Sayur

4
Photo Source:  www.hungerranger.com
Dengan menambahkan telur ataupun sayur dalam mie instantmu, berarti kamu sedang menambahkan kandungan gizi yang ada pada makananmu. Jadi, sebisa mungkin jangan makan mie instant "polosan".

4. Jangan Campur Bumbu Saat Memasak

5
Photo Source:  dapurhalal.com
Bumbu mie instant itu punya kandungan zat kimia yang berbahaya, dan akan semakin berbahaya jika larut dalam air panas. Makanya, kalo mau mencampurkan bumbu mie instant sebaiknya dicampurkan setelah mie ditiriskan.

5. Jangan Menambahkan Nasi

6
Photo Source:  www.obat-pelangsing.org
Ini yang paling sering terjadi, ketika kamu memasak mie kamu biasanya menambahkan nasi biar bisa bikin kenyang. Dan sebenarnya hal ini adalah salah besar. Karena, dalam sebungkus mie instant itu sebenarnya sudah terkandung sekitar 200-300 kalori, dan ketika kamu tambahkan nasi pada mie instant tersebut maka kalorinya akan naik menjadi 600-700 kalori. Sehingga akan meningkatkan kadar gula dalam darah yang dapat memicu diabetes.